Program Pendidikan Mental dan Karakter Bukan Hal Ringan

  • February 5, 2020

Program Pendidikan Mental dan Karakter Bukan Hal Ringan

Program Pendidikan Mental dan Karakter Bukan Hal Ringan

Dalam rangka mendidik mental dan berkarakter pelajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta telah meluncurkan berbagai kebijakan. Hal tersebut, tertuang dalam Peraturan Bupati No 69 Tahun 2015 tentang Pendidikan.

KEBIJAKAN tersebut, memang berat untuk dilaksanakan pada tatanan teknis. Tetapi, tujuanya dimaksudkan untuk membentuk para pelajar agar memiliki mental dan karakter yang kuat. Ini disampaikan Dedi Mulyadi dalam acara pamit sebagai Bupati Purwakarta bersama para kepala sekolah di Bale Sawala Yudhistira, Senin (5/2/2018).

“Saya minta maaf, kalau kebijakan saya melarang PR, sekolah masuk jam 6 pagi,

itu memberatkan. Saya juga melarang siswa membawa kendaraan dan jajan di sekolah,” katanya.

Dedi memandang, kebijakan tersebut juga berorientasi menciptakan daya saing bagi pelajar sekaligus membangun produktivitas. “Pola pendidikan itu harus menjadikan siswa memiliki daya saing, bukan generasi manja. Generasi kita harus produktif,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi menceritakan kisah masa kecilnya di sekolah.

Pendidikan dahulu berpijak pada kultur, sehingga melahirkan pribadi yang santun dan berkarakter. Sementara hari ini, pola pendidikan yang diterapkan merupakan pendidikan ala barat yang hanya berpijak pada aspek akademik.

“Saya mengedepankan pendidikan kultur karena merasa khawatir pola pendidikan ini akan hilang. Maka falsafahnya adalah Pendidikan Berkarakter,” katanya.

Falsafah Pendidikan Berkarakter ini sebenarnya sudah diterapkan di Purwakarta

sejak awal kepemimpinan Dedi Mulyadi, yakni tahun 2008. Kemudian, baru diperbupkan pada 2015. Hal dilakukan karena yang terpenting adalah penciptaan kultur terlebih dahulu. Aspek legal formal dipenuhi setelah kultur tersebut mengakar dalam kebiasaan siswa.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/

Riska

E-mail : admin@7-ksa.net