MANAJEMEN HUTANG

  • August 26, 2019

MANAJEMEN HUTANG

MANAJEMEN HUTANG
  • DEFINISI HUTANG

Hutang adalah kewajiban-kewajiban ekonomis dari perusahaan yang diakui dan diukur sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim diterima. Hutang juga meliputi berbagai deffered credits yang bukan merupakan kewajiban-kewajiban tetapi yang diakui dan diukur sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim diterima.

Dapat ditambahkan bahwa hutang diukur menurut jumlah yang ditetapkan dalam transaksi pertukaran yang bersangkutan, biasanya sebesar jumlah yang akan dibayarkan, namun kadang – kadang memuat nilai yang telah didiskontokan.

  • TUJUAN DARI MANAJEMEN HUTANG

Dalam pengertian dasar, tujuan dari manajemen hutang ialah untuk menjamin bahwa perusahhaan memiliki “kecukupan kas” yaitu kesanggupan untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhan kas bagi setiap tujuan yang penting bagi kesatuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang dari perusahaan. Jadi tidak hanya untuk menghindari ketidakmampuan untuk membayar hutang atau kebangkrutan. Ditinjau dari sudut controller, tujuan yang lebih spesifik dari manajemen hutang dapat mencakup hal – hal sebagai berikut :

  1. Pencatatan dan pengungkapan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim diterima mengenai kewajiban keuangan perusahaan.
  2. Pelaporan hutang perusahaan dalam bentuk selayaknya, sebagaimana duharuskan oleh perjanjian atau persetujuan kredit.
  3. Melalui perencanaan dan pengendalian yang efektif, memelihara suatu struktur keuangan yang sehat, termasuk memlihara hubungan yang wajar antara hutang dengan modal sendiri.
  4. Kelanjutan dari kemampuan untuk mendapatkan dana-dana pinjaman yang diperlukan tepat pada waktunya dan dengan beban biaya yang bersaing.
  5. Untuk melaksanakan dan memelihara pengendalian-pengendalian yang membatasi komitmen dalam batas-batas yang ditetapkan dengan baik sehingga mereka pada akhirnya tidak menjadikan hutang berlebihan dan sangat memberatkan.

Adalah jelas bahwa semua sasaran dari manajemen hutang ini adalah saling berhubungan.

  • HUTANG LANGSUNG
  1. Hutang Lancar (Current Liabilities)

Secara umum, hutang – hutang yang diklasifikasikan sebagai lancar adalah hutang – hutang yang harus dibayar dalam masa siklus operasi, yaitu biasanya dalam masa satu tahun. Pentingnya pemisahan hutang lancar dari hutang lain terletak dalam peranan yang dimainkan oleh berbagai resiko keuangan, antara lain current ratio, sewaktu dana dipinjam.

Menurut definisi lain yang berhubungan, hutang lancar meliputi kewajiban – kewajiban yang pencairannya dari hutang lancar yang baru. Yang termasuk hutang lancar adalah :

  1. Wesel bayar
  2. Hutang dagang
    1. Biaya-biaya yang ditangguhkan
    2. Pajak penghasilan yang masih harus dibayar
  1. Hutang Jangka Panjang

Menurut definisi, hutang jangka panjang merupakan kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo dalam masa lebih dari satu tahun atau yang akan dibayarkan dari harta tak lancar.

  1. Lease  Jangka Panjang
  2. Hutang Obligasi
  3. Kewajiban Jangka Panjang Lainnya.
  • PERENCANAAN HUTANG

Meskipun hutang bermula dari keadaan yang ada sekarang, namun yang lebih penting manajemen hutang mencakup merencanakan tingkatan dari semua jenis kewajiban untuk masa mendatang yang dapat diterima secara berhati – hati oleh perusahaan. Dalam perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang, besarnya hutang dagang, biaya – biaya yang ditangguhkan, dan semua jenis hutang yang penting harus diketahui. Harus dipastikan bahwa tingkatan hutang berada dalam norma – norma yang dapat diterima dan bahwa perusahaan dapat bertahan pada masa – masa yang burukdalam dirinya sendiri, dalam sector industrinya, dan tentu saja dalam perekonomian secara umum, dengan adanya beban hutang tersebut. Kelangsungan hidup dan pertumbuhan jangka panjang dari perusahaan mengharuskan adanya perencanaan struktur hutang (dan modal yang berhubungan) sehingga dana tersedia pada saat diperlukan dan dengan biaya, yang diperbandingkan, dapat diterima.

  • MANAJEMEN HUTANG LANCAR

Kadang – kadang hanya sedikit saja perhatian yang diberikan terhadap hutang – hutang lancar. Namun ini adalah bidang yang paling pertama dapat menyebabkan ketidakcukupan kas/bank. Berbagai pedoman dapat diikuti dalam mengendalikan hutang lancar, apakah karena dimasukkan sebagai syarat dalam suatu perjanjian kredit atau merupakan hasil pertimbangan manajemen mengenai tingkatan yang dapat diterima:

  1. Current Ratio

Menunjukkan hubungan suatu harta lancar terhadap hutang lancar.

  1. Modal Kerja Bersih yang Minimum

Modal kerja bersih didefinisikan sebagai selisih antara harta lancar dengan hutang lancar.

  1. Limit atas Total Hutang

Limit ketiga yang akan dipertimbangkan dalam mengelola hutang ialah suatu jumlah total dalam hubungannya dengan modal sendiri.

  • RESIKO DARI HUTANG YANG BERLEBIHAN

Dalam mempertimbangkan “pembiayaan jangka panjang”, yang dimaksud adalah struktur dari hutang jangka panjang dan modal sendiri, mungkin tujuan dari eksekutif keuangan adalah mengatur bagian – bagian keuangan sedemikian rupa sehingga para pemegang saham, para pemilik, akan menerima manfaat ekonomis yang maksimum selama jangka yang lebih panjang. Dapat dipertunjukkan melalui suatu jangka waktu tertentu, dengan mengasumsikan profitabilitas normal dan dapat dikuranginya ongkos bunga untuk tujuan perpajakan, bahwa pinjaman yang berhati – hati akan menaikkan hasil pengembalian bagi pemegang saham. Walaupun diketahui adanya keuntungan yang potensial ini, tetapi terdapat suatu faktor yang negative yang akan menekan keinginan untuk menggunakan hutang jangka panjang semaksimal yang tersedia.

  • SUMBER INFORMASI TENTANG KAPASITAS HUTANG

Beberapa pedoman dalam mencapai suatu keputusan dapat diperoleh dari sumber – sumber berikut :

  1. Lembaga Kredit atau Perantara

Lembaga keuangan atau bank komersil, atau bankir investasi menegosiasikan hutang jangka panjang dalam jarak waktu yang dekat, dibandingkan dengan pejabat keuangan dari sebuah perusahaan industri.

  1. Tindakan dari Para Pesaing

Biasanya, tersedia laporan keuangan dan perjanjian – perjanjian pinjaman dari perusahaan yang setara dalam sejenis industri yang sama.

  1. Analisa mengenai Praktek yang lalu

Analisa historis terhadap hutang dan perilaku penghasilan pada perusahaan tertentu dalam masa – masa yang buruk dan dalam kondisi yang normal dapat memberikan beberapa petunjuk.

  • STANDAR UNTUK KAPASITAS HUTANG

Secara konvensional terdapat dua jenis norma dengan mana dapat dipertimbangkan kapasitas hutang jangka panjang,yaitu :

  1. Suatu norma kapitalisasi
  2. Suatu norma peliputan penghasilan

Dalam mencapai suatu kebijaksanaan hutang bagi suatu perusahaan tertentu, masing – masing ratio itu harus dipertimbangkan dan saling dikaitkan. Dalam pengerjaan dengan data yang dihasilkan dari intern perusahaan, controller dapat membuat perbaikan yang biasanya tidak dimungkinkan dengan data umum dari perusahaan lain. Ia lalu dapat menuntun manajemen mengenai hubungan yang dapat diterima.

Suatu norma yang telah dipergunakan secara luas, yang sering telah dipergunakan sebagai suatu kendala dalam perjanjian kredit, adalah ratio hutang jangka panjang terhadap modal sendiri. Dengan demikian, hutang jangka panjang tidak boleh melebihi , katakanlah 25% dari modal sendiri. Ratio itu dapat juga dinyatakan sebagai suatu persentase dari total kapitalisasi.

Norma peliputan pendapatan mengukur jumlah tahunan yang diperlukan untuk beban hutang terhadap penghasilan bersih yang tersedia untuk memenuhi beban hutang. Dengan menghubungkan arus kas ke luar per tahun untuk beban hutang (dan mungkin untuk unsur-unsur) dengan pendapatan bersih yang tersedian untuk tujuan ini, cara itu mencoba untuk memastikan bahwa dalam waktu yang buruk sekalipun terdapat cukup dana untuk memenuhi kewajiban.

  • PENILAIAN TERHADAP HUTANG OBLIGASI

Terdapat perbedaan yang penting dalam biaya bunga, tergantung dari penelitian kualitas yang diberikan kepada surat berharga hutang oleh tiga lembaga penilaian, dan ini merupakan suatu pertimbangan penting dalam memilih limit – limit hutang secara keseluruhan. Ketiga lembaga penilaian hutang adalah Standart and Poor’s Corporation, Moody’s Investment Service, dan Fitch Investor’s Services, memberikan penilaian yang mencirikan pentingnya pertimbangan mengenai kualitas atau resiko yang melekat pada suatu jenis surat berharga tertentu. Penilaian  / penggolongan akan tergantung dari, antara lain, hubungan kemampuan untuk menutupi beban hutang.

Keempat simbol untuk penilaian tertinggi yang dipakai oleh Moody dapat diikhtisarkan atau digolongkansebagai beerikut:

  1. Aaa     Kualitas terbaik ; derajat resiko investasi paling kecil dan pada umumnya dianggap “tidak akan rugi”.
  2. Aa       Dinilai sebagai berkualitas tinggi menurut semua norma
  3. A         Kewajiban – kewajiban dengan derajat menengah atas, disertai beberapa unsur yang  dapat tampil sebagai kelemahan yang dapat merusak pada beberapa waktu mendatang.
  4. Baa     Tingkat menengah bawah. Kurang memiliki siafat – sifat investasi yang terkemuka dan dalam kenyataannya, juga memiliki sifat spekulatif.

Sasaran dari banyak perusahaan dengan posisi keuangan yang baik adalah untuk mendapatkan setidak – tidaknya suatu penilaian Aa untuk surat obligasinya.

Penyajian untuk mendapatkan penilaian surat obligasi harus dilakukan secara teliti karena penilaian – penilaian buruk atau tidak mudah dapat diatasi.

Dalam menetapkan suatu penilaian untuk hutang, lembaga penilaian emerlukan data keuangan yang cukup antara lain sebagai berikut :

  1. Neraca Konsolidasi. Mungkin untuk lima tahun yang lalu dan lima tahun yang diproyeksikan.
  2. Perhitungan rugi – laba konsolidasi dan saldo laba yang ditahan konsolidasi untuk lima tahun yang lalu dan lima tahun yang akan diproyeksikan.
  3. Laporan konsolidasi sumber dan penggunaan dana (laporan konsolidasi perubahan  posisi keuangan). Juga untuk lima tahun yang lalu dan lima tahun yang diproyeksi.
  4. Daftar golongan produk untuk data historis dan proyeksi mengenai penjualan, marjin operasi dan tingkat marjin.
  • LEVERAGE ATAU PENGUNGKIT

Dalam mempertimbangkan  struktur modal, para pejabat keuangan harus mengenal dan mempelajari pengaruh leverage. Pada dasarnya, leverage terdiri dari pembiayaan sebuah perusahaan dengan hutang untuk menaikkan hasil pengembalian atas modal sendiri.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/

Ilmuwan UMM Ini Ciptakan Benih Kentang Super

  • August 23, 2019

Ilmuwan UMM Ini Ciptakan Benih Kentang Super

Ilmuwan UMM Ini Ciptakan Benih Kentang Super

Dunia perguruan tinggi idealnya memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Hal itu, salah satunya ditunjukkan oleh ilmuwan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berhasil menelorkan benih kentang berkualitas tinggi.

Temuan itu berasal dari ilmuwan Agroteknologi Fakultas Pertanian UMM, Syarif Husen. Dia mengembangkan benih kentang (Solanum tuberosum L) dengan teknologi kultur in vitro.

Mekanisme pembenihan diawali dengan mengisolasi jaringan meristem sebagai bahan tanam yang diperbanyak dengan cara subkultur dalam kondisi aseptic atau bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit.

Setelah pertumbuhan sempurna, benih tanaman lengkap yang disebut planlet

siap disalurkan ke petani penangkar.
Baca Juga : Tingkatkan Kompetensi, Guru SDIT Nur Hidayah Dilatih Flipbook sebagai Bahan Ajar

“Planlet dijual ke petani penangkar benih sebagai bahan tanam untuk menghasilkan umbi G0 yang harus ditanam di screen house,” kata Syarif, Kamis (3/1/2019).

Planlet siap tanam ini telah mendapat legalitas dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran Lembang untuk varietas Granola Lembang. Sehingga bisa dipasarkan dan dipastikan bebas virus dan tergolong produk berkualitas.

Syarif bersama tim juga mengembangkan umbi G0 dengan teknik aeroponik

. Yakni budidaya kentang tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam sehingga sangat efisien. Teknologi ini merupakan hilirasi dan komersialisai hasil riset. Dana risetnya berasal dari dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Baca Juga : KKN Unisri Kecamatan Jatiyoso Gelar Expo Jajan Kuliner Tradisional

“Teknologi telah didaftarkan di Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK),” kata Syarif.

Dengan menyelenggarakan PPUPIK, UMM berpeluang memperoleh pendapatan dan membantu menciptakan wirausaha baru. Untuk memperluas pemasarannya, ia bermitra dengan sejumlah kelompok petani untuk penangkar benih di Jawa Timur. Syarif berharap produk benih kentang dapat membantu masalah pengadaan benih kentang berkualitas dalam skala nasional.
Baca Juga : Inovasi E- Money SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Jadi Daya Pikat Studi Banding Forum Kepala Sekolah Bekasi

Riset ini didasari benih atau bahan tanam kentang yang diproduksi di dalam negeri hanya sekitar 15 persen, sisanya berasal dari impor. Selain itu, sejumlah kawasan di lereng Bromo menjadi salah satu sentra produksi kentang Nasional. Sehingga, butuh bibit berkualitas tinggi.

 

Baca Juga :

Sudah Saatnya Universitas Islam Perkuat Riset

  • August 23, 2019

Sudah Saatnya Universitas Islam Perkuat Riset

Sudah Saatnya Universitas Islam Perkuat Riset

Perguruan tinggi Islam saatnya bertransformasi dari universitas berbasis pengajaran

(teaching university) menjadi universitas berbasis riset (research university).

Hal ini dibahas dalam seminar bersama yang digelar IAIN Salatiga dan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kampus 3 IAIN Salatiga, Jumat ( 21/12/2018) sore.

Wakil Rektor I IAIN Salatiga, Agus Waluyo dalam sambutanya mengatakan di era globalisasi, penelitian menjadi poin utama dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

“Penelitian dulu baru setelah itu hasil penelitian diterapkan untuk bahan pengajaran dan pengabdian di masyarakat,” ungkap dia.

Agus mengatakan saat ini banyak perguruan tinggi yang tampil sebagai teaching university. Cirinya, kata dia, menerapkan banyak mata kuliah sehingga justru terjadi tumpang tindih.

Selain itu dosen jadi lebih fokus pada pengajaran dan menjadikan penelitian hanya

untuk memenuhi beban kerja.
Baca Juga : Sambut HUT ke-74, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Adakan Berbagai Lomba

“Juga belum ada keselarasan penelitian dengan industri atau pemerintah daerah. Hasilnya pun belum dideseminasikan,” ungkap Agus, sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Wakil Rektor II IAIN Salatiga Kastolani menambahkan dibandingkan dengan negara-negara tetangga jumlah publikasi ilmiah di Indonesia terbilang minim. Karena itu penelitian memang menjadi fokus perhatian perguruan tinggi saat ini, utamanya soal studi Islam.

“Semangat membaca menjadi kunci keberhasilan kita. Hasil bacaan kita renungkan kemudian ditulis dan dipublish,” papar dia.

Sementara itu, Satgas Bidang Kerja Sama Universitas Islam Internasional Indonesia

Irfan Abubakar mengungkapkan senang bisa menggelar sosialisasi di Salatiga. IAIN Salatiga merupakan kota kedua yang dikunjungi setelah sebelumnya Satgas UIII menyambangi UIN Makasar.

Diutarakan dia IAIN Salatiga dipilih karena dinilai sebagai perguruan tinggi Islam di tingkat lokal yang perkembangannya pesat. Selain itu, lanjut dia, Salatiga merupakan salah satu kota toleran di Indonesia. Hal ini sesuai dengan UIII yang didirikan untuk menjaga toleransi.
Baca Juga : KKN Unisri Kecamatan Jatiyoso Gelar Expo Jajan Kuliner Tradisional

“Indononesia adalah negara yang toleran dan Salatiga adalah miniatur Indonesia…kami yakin akan mendapatkan banyak inspirasi dari sini,” papar dia.

UIII yang saat ini kampusnya masih dalan tahap pembangunan akan mulai menerima mahasiswa baru pada pertengahan tahun 2019 mendatang. Kampus berbasis riset ini hanya fokus pada program postgraduated atau magister (S2) dan doktoral (S3). Jumlah mahasiswa akan dibatasi karena menerapkan sistem beasiswa penuh.

“Anda tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk belajar di universitas bertaraf internasional,” imbuh anggota Satgas UIII lainnya, Ali Muhanif yang menginformasikan UIII dibangun di lahan seluas 140 hektare di wilayah Depok, Jawa Barat.

 

Sumber :

https://balad.org/sejarah-tari-barong-bali/

UNS Kembangkan Produk Ekstrak Spirulina

  • August 23, 2019

UNS Kembangkan Produk Ekstrak Spirulina

UNS Kembangkan Produk Ekstrak Spirulina

Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Sebelas Maret (PPLH UNS)

Surakarta mulai mengembangkan produk ekstrak spirulina yang mengandung phycocyanin, yakni raw material yang digunakan dalam produksi kosmetik.

Pengembangan tersebut dilakukan berkat kerja sama dengan UKM Neoalgae, yang memanfaatkan dana hibah dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2018.

“Dana hibah tersebut berawal dari proposal pendanaan Penerapan Teknologi Tepat Guna,” jelas Fea Prihapsara, Ketua Tim Pengabdian dari PPLH UNS sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews, Rabu (12/12/2018).
Baca Juga : Sambut HUT ke-74, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Adakan Berbagai Lomba

Dijelaskan, produk ekstrak spirulina itu dikembangkan dalam deretan kolam yang pat

di area budidaya spirulina milik Neoalgae di Tawangsari, Sukoharjo. Di mana, salah satu foundernya adalah Machmud Lutfi Huzain.

“Spirulina mengandung tiga pigmen yang dapat diaplikasikan sebagai bahan baku kosmetik, yaitu xanthophylisin, klorofil dan phycocyanin serta berupa vitamin C dan E serta selenium,” tutur Machmud.
Baca Juga : KKN Unisri Kecamatan Jatiyoso Gelar Expo Jajan Kuliner Tradisional

Dari keunggulan inilah tim pengabdian dari PPLH UNS yang diketuai oleh Fea Prihapsara

dengan anggota Al Sentot Sudarwanto dan Anif Nur Artanti melakukan pengembangan ekstrak spirulina.

“Hal ini didasari dari keinginan yang kuat untuk dapat memproduksi phycocyanin, mengingat produk ini belum diproduksi di Indonesia. Saat ini kerjasama PPLH UNS dan Neoalgae merupakan satu-satunya yang memproduksi phycocyanin di Indonesia”, tutur Fea.

“Produksi ekstrak spirulina yang mengandung phycocyanin ini menggunakan alat ekstraktor dan penyaring vacum untuk menjaga kualitas bahan baku. Hasil ekstraksi kemudian dikeringkan dengan mesin spray dry hingga diperoleh serbuk phycocyanin berwarna biru,” sambungnya.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

Dengan hasil yang diperoleh itu, jelas Fea, selanjutnya akan dilakukan uji kandungan kadar phycocyanin yang dihasilkan.

 

Sumber :

https://balad.org/kisah-bumi-langit/

Warga Lebak Sambut Suka Cita Pendidikan Gratis

  • August 12, 2019

Warga Lebak Sambut Suka Cita Pendidikan Gratis

Warga Lebak Sambut Suka Cita Pendidikan Gratis

Program Pendidikan Gratis yang digulirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov)

Banten disambut baik pihak sekolah, komite dan orang tua serta siswa.

Tingginya animo masyarakat terhadap program pendidikan gratis terlihat dari antusias masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cilograng Kabupaten Lebak, Uung Umaryadi usai menggelar Sosialisasi Pergub Nomor 31 Tahun 2018 Tentang Pendidikan Gratis di Aula SMAN 1 Cilograng Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Rabu (5/9).

Menurut Uung, SMAN 1 Cilograng sangat mendukung apa yang menjadi program Gubernur Banten tentang Pendidikan Gratis untuk SMAN/SMKN/SKHN yang sudah tertuang dalam Pergub tersebut.

“Kami atas nama pihak sekolah mendukung atas terealisasinya program pendidikan gratis

yang merupakan gagasan pak Gubernur. Dalam sosialisasi pergub ini masyarakat sangat antusias dengan program yang pro rakyat ini, dan bisa diterima baik oleh kalangan masyarakat,” papar Uung.

Uung juga menjelaskan program pendidikan gratis tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Dengan Pergub ini masyarakat menengah ke bawah mulai dari petani, nelayan, buruh, tenaga honorer dapat menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah menengah atas dengan gratis. Ini sangat membantu beban mereka yang selama ini harus mereka tanggung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Uung merinci dampak positif dalam Pergub Pendidikan Gratis tersebut. Menurut ia,

banyak anak yang tadinya putus sekolah alias menganggur.

Namun sekarang dengan adanya pergub itu, anak-anak setelah keluar dari SMP bisa melanjutkan ke SMA. Terbukti dengan bertambahnya jumlah siswa tahun ajaran 2018/2019 secara signifikan.

Meski program sekolah gratis, lanjut Uung, hal itu tidak lantas mempengaruhi kesejahteraan guru justru malah meningkatkan kesejahteraan Guru dan kualitas pelayanan terhadap 8 Standar Nasional Pendidikan semakin terpenuhi.

Hal lain juga disampaikan oleh Wakil Kepala SMAN 1 Cilograng, Rahmat Haidir. Menurutnya Program Pendidikan Gratis gagasan pak WH merupakan gagasan yang luar biasa dan sangat monumental dalam dunia pendidikan.

“Tentunya sangat cocok gagasan ini direalisasikan ditengah-tengah masyarakat Banten yang masih banyak membutuhkan sentuhan program pro rakyat seperti ini,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Sumarja Ketua Komite SMAN 1 Cilograng juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wahidin Halim dan Andika Hazrumy atas program pendidikan gratis.

“Kami atas nama oang tua Siswa SMAN 1 Cilograng sangat berterima kasih kepada pak Gubernur dan Wakil Gubernur serta jajarannya atas digulirkannya Pergub 31 tahun 2018, sehingga banyak masyarakat yang terbantu untuk melanjutkan sekolah ke SMA” ucapnya.

Sementara itu, Erik Hidayat siswa kelas X IPS 3 SMAN 1 Cilograng juga menuturkan yang sama ucapan terimakasih kepada Gubernur Banten.

“Setelah lulus SMP saya sudah putus sekolah sejak beberapa tahun, akhirnya bisa melanjutkan sekolah ke SMA dengan adanya pendidikan gratis ini. Terima kasih kepada Bapak Wahidin Halim sehingga harapan saya untuk menimba ilmu bisa dilanjutkan,” tuturnya

 

Baca Juga :

Subsidi Sekolah Swasta Di Banten Untuk Ciptakan Pilihan

  • August 12, 2019

Subsidi Sekolah Swasta Di Banten Untuk Ciptakan Pilihan

Subsidi Sekolah Swasta Di Banten Untuk Ciptakan Pilihan

Prioritas pendidikan gratis di Banten memang sekolah negeri. Sementara

sekolah swasta tetap diberikan subsidi.

Demikian disampaikan Moch Ojat Sudrajat, pemerhati pendidikan di Provinsi Banten dalam keterangan yang diterima redaksi Kantor Berita RMOL Banten, (Rabu, 22/8).

“Tahun 2017 dan 2018 sudah diberikan dengan cara hibah yang besaran kisaran antara Rp 500 ribu s/d Rp 600ribu per siswa per tahun, dan saya yakin secara bertahap sekolah swasta pun akan menerima subsidi yang lebih besar lagi,” katanya.

Adanya subsidi kata Bang Ojat sapaan akaraya, menimbulkan adanya persaingan

yang sehat untuk masuk ke Sekolah negeri baik SMA/SMK/SKH.

Kata Ojat, itu bisa untuk meningkatkan prestasi para siswa itu sendiri. Melalui seleksi yang kompetitif dan sehat, maka mereka memperoleh reward berupa Pendidikan gratis dari Pemerintah.

“Sebaliknya ketika prestasi mereka tidak bagus dan tidak lulus seleksi maka Pemerintah daerah tidak memberikan reward akan tetapi Pemerintah Daerah menyediakan subsidi bagi mereka,” tegasnya.

Ilustrasinya, diterangkan Ajat, sama seperti ketika para lulusan SMA/SMK/SKH

akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi, maka pilihannya sama, bagi yang memiliki prestasi maka mereka akan memperoleh jalur undangan (PMDK/SNMPTN), atau jalur ujian test masuk (SBMPTN) atau bagi yang mampu jalur mandiri, di PTN. Bagi yang tidak masuk dalam ketiga kriteria tersebut ada Perguruan Tinggi Swasta sebagai alternatifnya.

“Apabila sekolah swasta juga digratiskan maka siapa yang akan membayar Gaji guru�”guru mereka? Dan pengembangan sarana dan prasaranya juga dikembangkan dari mana ?,” katanya.

Karena, menurutnya, asset sekolah swasta adalah milik Yayasan, makanya berdasarkan PP 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan sekolah yang didirikan oleh masyarakat (sekolah swasta) diperbolahkan melakukan pungutan atau sumbangan kepada Orang tua peserta didik maupun menerima sumbangan dari masyarakat dalam maupun luar negeri.

 

Sumber :

https://instamun.org/pengertian-proses-pembentukan-tulang-serta-bagaimana-penyembuhan-tulang/

Tiga Poin Beresi Pendidikan Di Kota Serang, Apa Saja

  • August 12, 2019

Tiga Poin Beresi Pendidikan Di Kota Serang, Apa Saja

Tiga Poin Beresi Pendidikan Di Kota Serang, Apa Saja

Beberapa persoalan yang menjadi masalah utama pendidikan di Kota Serang adalah kerusakan sarana prasarana

, honorer guru yang masih rendah dan persoalan ketersediaan anggaran.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina Ikatan Santri Banten (ISB) Muhammad Fikri, dalam keterangan yang diterima redaksi, (Minggu, 12/8).

Dikatakan Fikri, sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan pendidikan.

Berdasarkan data dari kementrian Pendidikan sekitar 66 persen ruang kelas SD di Kota Serang

dalam keadaan rusak. Hal itu diperparah dengan anggaran yang dialokasikan hanya Rp 9 Miliar pertahun atau 2,44 persen dari belanja pendidikan.

“Dengan adanya kerusakan sarana dan prasarana ruang kelas dalam jumlah yang banyak, maka bagaimana mungkin proses pendidikan dapat berlangsung secara efektif,”katanya.

Dalam hal pelaksanaan proses pembelajaran, dijelaskan Fikri selama ini sekolah-sekolah menyelenggarakan pendidikan dengan segala keterbatasan yang ada.

“Hal ini dipengaruhi oleh ketidaktersediaan sarana-prasarana, ketersediaan dana,

serta kemampuan guru untuk mengembangkan model pembelajaran yang efektif,” ujar Fikri yang juga merupakan pegiat pendidikan ini.

Ketersediaan buku yang berkualitas, juga, lanjut Fikri merupakan salah satu prasarana pendidikan yang sangat penting dibutuhkan dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan.

Sebagaimana dalam PP No 19/2005 tentang SNP dalam pasal 42 tentang Standar Sarana dan Prasarana disebutkan bahwa setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya.

Selain itu, dituturkan Fikri, guru sebagai pilar penunjang terselenggarannya suatu sistem pendidikan, merupakan salah satu komponen strategis yang juga perlu mendapatkan perhatian oleh negara.

Misalnya dalam hal penempatan guru, sampai sekarang jumlah guru dirasakan oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri masih sangat kurang.

“Kesejahteraan guru merupakan aspek penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam menunjang terciptanya kinerja yang semakin membaik di kalangan pendidik,” jelasnya.

Fikri menuturkan, ketersediaan anggaran yang memadai dalam penyelenggaran pendidikan sangat mempengaruhi keberlangsungan penyelenggaraan tersebut.

“Ketentuan anggaran pendidikan tertuang dalam UU No.20/2003 tentang Sisdiknas dalam pasal 49 tentang Pengalokasian Dana Pendidikan yang menyatakan bahwa Dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” bebernya.

Untuk membenahi pendidikan di Kota Serang, diperlukan kajian bersama yang melibatkan, ahli pendidikan, tokoh masarakat tenaga pendidik, media, Aktivis pendidikan untuk melakukan dialog mencari solusi bersama.

 

Sumber :

https://for-evan.com/pengertian-tentang-kedokteran-tujuan-ilmu-kedokteran-beserta-sejarahnya/

Bahtera Nabi Nuh (Noah)

  • August 7, 2019

Bahtera Nabi Nuh (Noah)

Bahtera Nabi Nuh (Noah)

The Ark Of Noah atau bahtera noah, sebuah kapal yang di buat oleh Nabi Nuh (Noah) yang begitu melekat di hati dan iman kaum Muslim dan Nasrani dan sangat melegenda yang penemuan nya membuat Arkeolog dari seluruh dunia merasa sangat perlu untuk melakukan investigasi di lokasi terdamparnya yaitu di sebuah gunung di wilayah turki yang bernama mount Arafat (Gunung Aghi-Dahl). Pegunungan ini merupakan puncak tertinggi di Turki dan merupakan gunung dengan puncak terlebar di dunia. Banyak investigasi dilakukan namun selalu berakhir tragis, banyak yang tak mampu mencapai puncaknya dan meminta nyawa seolah ingin menyimpan perjalanan sejarah itu dalam selimut dingin nya misteri. Situs penemuannya pun berhasil ditemukan setelah kurang lebih 5000 tahun terpendam dalam salju.

Perahu Nuh yang menurut hikayat telah membawa ribuan makhluk hidup bersama pelayaran nya ( terdiri dari hewan dan beberapa pengikut setia yang mempercayai ajaran kenabian Nuh ) itu di temukan meskipun bukan dalam utuh sebuah kapal, namun peninggalan berupa artefak yang berbentuk kapal besar dengan panjang 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tingginya. Diperkirakan, Nabi Nuh AS memulai membangun kapalnya itu pada tahun 2465 B.C dan hujan deras turun mengguyur bumi bertahun- tahun yang mengakibatkan munculnya air bah mahadasyat yang dapat menghilangkan sebagian populasi manusia dimuka bumi yang diperkirakan terjadi pada 2345 B.C, Bentuk dan rupa kapal Nuh sendiri tidaklah seperti kapal kapal yang ada sekarang, paling tidak itulah penuturan dari orang orang yang berhasil mencapai puncaknya dan menyaksikan betapa besar kapal itu, begitu juga hasil foto satelit dari NASA yang berhasil didapatkan. mungkin lebih tepat disebut seperti benteng.

Konstruksi nya menggunakan kayu purba yang kokoh dan sudah tidak ada lagi populasi nya sekarang. Punya tinggi lantai sekitar 12 kaki antara deck nya. seorang profesor memperkirakan kapal itu mampu memuat 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung, 6300 jenis reptilia, 2500 jenis amfibi dan total berat yang di pikul kapal tersebut mencapai 24.300 Ton.Beberapa peneliti berpendapat bahwa kemungkinan besar ‘Noah Ark’ ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak di wilayah selatan Irak sekarang, dan dengan begitu lokasi terdamparnya yang berada di TurkiAllah SWT. sekedar tambahan Nabi Nuh dilantik menjadi Rasul ketika berusia 480 tahun dan wai’at pada usia 950 tahun.

Namun demikian tetap saja terjadi perdebatan mengenai lokasi terdamparnya kapal Nabi Nuh tersebut. ada yang mengatakan berada di sebuah puncak gunung setinggi 4000 meter di Jazirah Ibnu Omar di Pulau Butan dan ada juga di lokasi yang saya bahas ini yaitu di di puncak pegunungan Arafat setinggi 5165 M ini, dan semua pihak tersebut mengajukan argumen nya masing2, Waalahuallam bishowab kurang lebih berjarak 520 Kilometer dan konon Nabi Nuh dan semua penumpang nya terombang ambing di belantara badai angin topan selama 5 bulan sebelum akhirnya berhenti di lokasi penemuan nya sekarang. Menurut riwayat, ketika bahtera Nuh mendarat makanan telah habis. Mereka memasak sisa makanan seperti biji rin untuk beberapa keperluan. Mereka kemudian membuka perkampungan, bercocok tanam dan berternak sambil tidak lupa beribadah kepada Allah.

Baca Juga :

IT Audit dan IT Forensik

  • August 7, 2019

IT Audit dan IT Forensik

IT Audit dan IT Forensik
Secara umum Audit IT adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal. Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer.
Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal dalam EDP. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer. Penggunaan istilah lainnya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan komputer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dapat dilakukan secara manual. Jenis aktivitas ini disebut audit dengan komputer.
Audit IT sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit IT bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality), dan keutuhan (integrity) dari sistem informasi organisasi.

Jenis Audit IT.
1. Sistem dan aplikasi.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi, berdayaguna, dan memiliki kontrol yang cukup baik untuk menjamin keabsahan, kehandalan, tepat waktu, dan keamanan pada input, proses, output pada semua tingkat kegiatan sistem.
2. Fasilitas pemrosesan informasi.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah fasilitas pemrosesan terkendali untuk menjamin ketepatan waktu, ketelitian, dan pemrosesan aplikasi yang efisien dalam keadaan normal dan buruk.
3. Pengembangan sistem.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem yang dikembangkan mencakup kebutuhan obyektif organisasi.
4. Arsitektur perusahaan dan manajemen TI.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah manajemen TI dapat mengembangkan struktur organisasi dan prosedur yang menjamin kontrol dan lingkungan yang berdaya guna untuk pemrosesan informasi.
5. Client/Server, telekomunikasi, intranet, dan ekstranet.
Suatu audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah kontrol-kontrol berfungsi pada client, server, dan jaringan yang menghubungkan client dan server.
Prosedur IT Audit
Mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti bagaimana sistem informasi dikembangkan, dioperasikan, diorganisasikan, serta bagaimana praktek dilaksanakan :
1. Apakah IS melindungi aset institusi: asset protection, availability
2. Apakah integritas data dan sistem diproteksi secara cukup (security,confidentiality )?
3. Apakah operasi sistem efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi, dan lain-lai.
Sedangkan Prosedur forensik yang umum digunakan, antara lain :
a. Membuat copies dari keseluruhan log data, file, dan lain-lain yang dianggap perlu pada suatu media yang terpisah.
b. Membuat copies secara matematis.
c. Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang dikerjakan.
Metodologi Audit IT.
Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit IT tidak berbeda dengan audit pada umumnya, sebagai berikut :
  1. Tahapan Perencanaan, Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien.
  2. Mengidentifikasikan reiko dan kendali, Untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik.
  3. Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti, Melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi, dan review dokumentasi.
  4. Mendokumentasikan.Mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan auditee.
  5. Menyusun laporan. Mencakup tujuan pemeriksaan, sifat, dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan.

Sumber : https://dogetek.co/

CoCoMo – Constructive Cost Model

  • August 7, 2019

CoCoMo – Constructive Cost Model

CoCoMo – Constructive Cost Model

Constructive Cost Model (COCOMO) adalah algoritma estimasi biaya perangkat lunak model yang dikembangkan oleh Barry Boehm. Model ini menggunakan rumus regresi dasar, dengan parameteryang berasal dari data historis dan karakteristik proyek proyek saat ini.

COCOMO pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 Barry Boehm W. s Book ekonomi Softwareengineering sebagai model untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyek-proyekperangkat lunak. Ini menarik pada studi dari 63 proyek di TRW Aerospace mana Barry Boehmadalah Direktur Riset dan Teknologi Perangkat Lunak pada tahun 1981. Penelitian ini memeriksaproyek-proyek ukuran mulai dari 2.000 sampai 100.000 baris kode, dan bahasa pemrograman mulaidari perakitan untuk PL / I. Proyek-proyek ini didasarkan pada model pengembangan perangkat lunak waterfall yang merupakan proses software umum pembangunan di tahun 1981.

Referensi untuk model ini biasanya menyebutnya COCOMO 81. Pada tahun 1997 COCOMO II telahdikembangkan dan akhirnya diterbitkan pada tahun 2000 dalam buku Estimasi Biaya COCOMO IISoftware dengan COCOMO II. adalah penerus dari COCOMO 81 dan lebih cocok untukmengestimasi proyek pengembangan perangkat lunak modern. Hal ini memberikan lebih banyak dukungan untuk proses pengembangan perangkat lunak modern, dan basis data proyek diperbarui.Kebutuhan model baru datang sebagai perangkat lunak teknologi pengembangan pindah dari batch processing mainframe dan malam untuk pengembangan desktop, usabilitas kode dan penggunaankomponen software off-therak. Artikel ini merujuk pada COCOMO 81.

Constructive Cost Model II (COCOMO  II) adalah model yang memungkinkan seseorang untukmemperkirakan biaya, usaha, dan jadwal ketika merencanakan suatu kegiatan pengembangan perangkat lunak baru. COCOMO  II adalah perpanjangan utama terbaru ke  COCOMO asli(COCOMO  81) model diterbitkan pada tahun 1981. Ini terdiri dari tiga submodels, masing-masingmenawarkan satu peningkatan kesetiaan lebih lanjut sepanjang satu adalah dalam perencanaanproyek dan proses desain. Tercantum dalam meningkatkan kesetiaan, submodels ini disebutKomposisi Aplikasi, Desain Awal, dan model Postarsitektur.

COCOMO terdiri dari tiga bentuk hirarki semakin rinci dan akurat. Tingkat pertama, Basic COCOMOadalah baik untuk cepat, order awal, kasar estimasi besarnya biaya perangkat lunak, namunakurasinya terbatas karena kurangnya faktor untuk memperhitungkan perbedaan atribut proyek(Cost Drivers). Intermediate COCOMO mengambil Driver Biaya ini diperhitungkan dan Rinciantambahan COCOMO account untuk pengaruh fase proyek individu.

Basic COCOMO
COCOMO dasar menghitung usaha pengembangan perangkat lunak (dan biaya) sebagai fungsi dari ukuran program. Ukuran program dinyatakan dalam ribuan estimasi baris kode (KLOC)
COCOMO berlaku untuk tiga kelas proyek perangkat lunak:
  1. Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
  2. Proyek sedang (semi-detached mode)Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda.
  3. Proyek terintegrasi (embedded mode)Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat
Intermediate COCOMOs
Intermediate COCOMO menghitung usaha pengembangan perangkat lunak sebagai fungsi ukuranprogram dan sekumpulan cost drivers yang mencakup penilaian subjektif produk, perangkat keras,personil dan atribut proyek. Ekstensi ini mempertimbangkan satu set empat cost driversyang dijabarkan dalam kategori dan subkatagori sebagai berikut :

1. Atribut produk (product attributes)

  • Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan (RELY)
  • Ukuran basis data aplikasi (DATA)
  • Kompleksitas produk (CPLX)

2. Atribut perangkat keras (computer attributes)

  • Waktu eksekusi program ketika dijalankan (TIME)
  • Memori yang dipakai (STOR)
  • Kecepatan mesin virtual (VIRT)
  • Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah (TURN)

3. Atribut sumber daya manusia (personnel attributes)

  • Kemampuan analisis (ACAP)
  • Kemampuan ahli perangkat lunak (PCAP)
  • Pengalaman membuat aplikasi (AEXP)
  • Pengalaman penggunaan mesin virtual (VEXP)
  • Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman (LEXP)

4. Atribut proyek (project attributes)

  • Penggunaan sistem pemrograman modern(MODP)
  • Penggunaan perangkat lunak (TOOL)
  • Jadwal pengembangan yang diperlukan (SCED)

Sumber : https://solopellico3p.com/