Mito Ekspansi Keluar Bisnis Ponsel

  • December 30, 2019

Mito Ekspansi Keluar Bisnis Ponsel

Mito Ekspansi Keluar Bisnis Ponsel

Vendor ponsel tanah air, Mito melakukan ekspansi bisnisnya di luar bisnis ponsel

lewat saudara perusahaannya, Mitochiba dengan merilis peralatan rumah tangga Magic Chopper Mitochiba CH-200.

Produk ini memiliki beragam kecanggihan yang tidak dimiliki brand lain. Dari sisi ukuran dan fungsi, produk ini menghadirkan dua fungsi sekaligus, yakni fungsi food chopper dan food processor.

“Produk ini dirancang dengan kualitas terbaik. Mulai dari material,

desain dan teknologi pisau yang dipakai. Sebenarnya tidak hanya 5 in 1 function, Mitochiba sangat multi fungsi. Kami memiliki 2 tabung. Tabung besar untuk mencincang segala macam sayuran, buah bahkan sampai daging. Tabung ini dilengkapi dengan tiga mata pisau perisai. Sedangkan satunya lagi, tabung kecil yang berfungsi untuk mencincang dan menghaluskan bumbu. Maknya kami sebut sebagai Magic Chopper. Harganya pun sangat terjangkau, hanya Rp599.000,” ungkap Jakcsen Lie, CEO MITOCHIBA.

Karena Mitochiba merupakan bagian dari Mito Electronic maka otomatis sudah memiliki jaringan

service center di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

“Selain kualitas produk, kami juga sangat memperhatikan kepentingan konsumen dengan menggelar service centre di kota-kota besar. Konsumen tidak perlu khawatir karena kami merupakan bagian dari Mito Electronic ,” tegasnya.

Jacksen optimis, produknya laris manis di pasar karena beragam keunggulan yang dimiliki. Menurutnya, Magic Chopper Mitochiba CH-200 sangat cocok dimiliki ibu-ibu millenials.

 

Sumber :

https://dogetek.co/

Telkomsel Perkuat Operasional Pegadaian dengan Solusi Bisnis digital

  • December 30, 2019

Telkomsel Perkuat Operasional Pegadaian dengan Solusi Bisnis digital

Telkomsel Perkuat Operasional Pegadaian dengan Solusi Bisnis digital

Telkomsel berkomitmen untuk terus mengakselerasikan negeri

dengan memberikan nilai tambah bagi seluruh elemen bangsa Indonesia disetiap solusi dan layanan yang dihadirkan. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan oleh Telkomsel sebagai bagiabn dari Telkom Group untuk bersinergi bersama Pegadaian. Kolaborasi antara Telkomsel dengan Pegadaian ditandai dengan acara penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi BUMN di Jakarta, (28/9).

R. Hermanses, Vice President Synergy Management Telkomsel mengatakan, implementasi Sinergi BUMN sebagai bagian dari Telkom Group merupakan perwujudan komitmen Telkomsel untuk berkolaborasi bersama BUMN lain dalam melakukan transformasi ekosistem digital pada unit bisnis  dengan meningkatkan nilai tambah perusahaan agar mampu memberikan layanan terdepan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, dalam Sinergi BUMN ini, Telkomsel juga akan menjadi penyedia solusi k

ebutuhan komunikasi perusahan melalui layanan solusi bisnis berbasis digital bagi Pegadaian dan afiliasinya. Untuk itu, Telkomsel berkomitmen untuk terus memberikan solusi bisnis korporasi berbasis teknologi digital terdepan melalui unit Telkomsel Enterprise yang diharapkan dapat membantu Pegadaian dalam melakukan efisiensi di kegiatan operasionalnya.

Hermanses menambahkan, ruang lingkup kolaborasi antara Telkomsel dengan Pegadaian akan meliputi beberapa hal, termasuk di antaranya Telkomsel akan menyediakan layanan solusi bisnis menggunakan produk Telkomsel DigiAds yang digunakan Pegadaian untuk mempromosikan produk dan layanannya. Untuk mendukung kemudahan dalam melakukan transaksi pembelian emas secara digital di Pegadaian Telkomsel menghadirkan unit bisnis layanan keuangan elektronik LinkAja.

Selain itu Telkomsel juga menyediakan solusi berbasis Internet of Thing

(IoT) melalui layanan fleet sight untuk kendaraan operasional dan manage service connectivity offices, serta menyediakan modern channel untuk transaksi trade-in bundling device 4G dan menyediakan ganti kartu 4G di lingkup kantor pegadaian.

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/

Kominfo Minta Operator Seluler Segera Pindahkan Jaringan 2G Jadi 4G LTE

  • December 28, 2019

Kominfo Minta Operator Seluler Segera Pindahkan Jaringan 2G Jadi 4G LTE

Kominfo Minta Operator Seluler Segera Pindahkan Jaringan 2G Jadi 4G LTE

Penerapan jaringan generasi kelima atau 5G di Indonesia terus didesak.

Namun keberadaan jaringan generasi keempat atau 4G juga belum tersebar secara menyeluruh. Merespon hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informasi (kominfo) menyebut operator telekomunikasi segera berbenah.

Adapun, Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informasi, menyebut operator telekomunikasi segera mulai bermigrasi ke 4G LTE, yang sebelumnya hanya 2G ataupun 3G. Menurutnya, hal ini berguna dalam mendorong kecepatan data.

“Sekarang saatnya sudah bermigrasi ke 4G LTE, yang 2G atau 3G

marilah kita pelan-pelan pindahkan 4G atau 4G LTE agar bisa mendorong kecepatan data, transmisi data di daerah-daerah” ujarnya, usai acara penandatanganan MoU DTS 2020, Selasa (17/12).

Namun, terkait dengan jangka waktu penghapusannya, Johnny menyerahkan kepada operator seluler. Pasalnya, setiap operator sudah mengetahui waktu terbaik untuk implementasi 4G didaerah 3G. Mereka memiliki estimasi tersendiri termasuk dalam perhitungan biaya yang diperlukan.

Baca juga: Gandeng 88 Perguruan Tinggi, Kominfo Targetkan 60 ribu Talenta Digital

“Tentu kita harapkan itu (4G LTE), perusahaan-perusahaan seluler kan pasti menghitung,

menyusun jadwalnya dengan baik, anggarannya dengan baik,” tuturnya.

Perlu diketahui, proses migrasi jaringan generasi keempat itu sendiri tidaklah mudah. Pasalnya, operator seluler memerlukan biaya ekstra. Adapun, pemanfaatan jaringan 4G juga perlu dukungan disisi perangkat, layaknya smartphone. Artinya, ada dua sisi yang harus saling mendorong pemerataan 4G, baik dari operator maupun masyarakat.

Senada dengan hal ini, Johnny justru menyebut masyarakat mengharapkan kehadiran 4G. Pasalnya, Menteri Kominfo itu mengungkapkan harapannya yang tak lain adalah meneruskan harapan rakyat.

 

Baca Juga :

Berantas Pesan Spam di Android Google Rilis Fitur Verifikasi SMS

  • December 28, 2019

Berantas Pesan Spam di Android Google Rilis Fitur Verifikasi SMS

Berantas Pesan Spam di Android Google Rilis Fitur Verifikasi SMS

Google meningkatkan upayanya untuk menirima pesan-pesan spam

dengan memperkenalkan fitur Verifikasi SMS di layanan perpesanan Android.

Dilaporkan Tech Radar, verifikasi dilakukan untuk mengetahui apakah nomor telepon tersebut berasal dari bisnis legal yang terdaftar. Jika berasal dari bisnis yang legal, pengguna akan mendapatkan nama dari perusahaan dan sebuah logo di utas pesan, tanda pesan telah terverifikasi.

Fitur verifikasi SMS ini baru mulai digulirkan sehingga belum semua penyedia bisnis

atau perusahaan berada dalam database Google.Kehadiran fitur ini tentu membuat pengguna lebih nyaman ketika mendapatkan SMS dari nomor-nomor yang tidak dikenal dan meminta kode-kode penting seperti OTP, dan lain-lain.

Baca Juga :Jalur Google Street View dan Google Earth Capai Puluhan Juta Mil

Langkah yang dilakukan Google ini merupakan upaya perusahaan untuk mengurangi spam. Di sejumlah negara, perpesanan di Android juga telah memiliki kemampuan untuk memberi tahu ke pengguna bahwa sebuah pesan merupakan spam.

Fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak update versi 4.2 Google Messages

. Namun kala itu, tidak dijelaskan dengan rinci bagaimana fitur ini akan bekerja dengan nomor telepon tertentu. Nah, di update terbaru ini, fitur tersebut sudah aktif secara default. Konon, saat ini fitur Verified SMS ini hanya akan bekerja pada pelaku bisnis yang nomornya sudah terdaftar di Google.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/

Kamera Samsung Galaxy S11, Saingi Huawei P40

  • December 28, 2019

Kamera Samsung Galaxy S11, Saingi Huawei P40

Kamera Samsung Galaxy S11, Saingi Huawei P40

Meski Samsung S11 termasuk S Series, namun desain terbaru mengungkap lebih mirip dengan Galaxy Note 10.

 

Kabar ini muncul setelah seorang leaker ternama, @Onleaks, memperlihatkan bocoran Samsung Galaxy S11. Akun Twitter itu menyebut, Galaxy S11 akan memiliki lubang ‘Notch’ pada layar. Adapun, desain ini sebelumnya melekat pada Samsung Galaxy Note 10.

Sejauh ini informasi mengenai kehadiran S11 sebatas desain, dan belum banyak informasi terkait spesifikasi.

Terbaru, seperti dikutip T3, muncul bocoran tentang kemampuan kamera Samsung Galaxy S11

. Samsung menyediakan kemampuan rekam video 8K untuk handset mereka.

Dengan fitur ini, Samsung memiliki senjata untuk dapat bersaing dengan ponsel kompetitor seperti Huawei P40.

Lebih jelasnya, Samsung menyediakan software yang memungkinkan pengguna mengedit konten video langsung di dalam ponsel. LetsGoDigital telah menemukan dua paten yang diajukan oleh Samsung.

Dua paten tersebut berjudul Single Take dan Video Spin.

Kedua aplikasi diberi label secara identik, sebagai “Perangkat lunak aplikasi komputer yang dapat diunduh dan direkam untuk membuat, mengedit, dan menyimpan fotografi dan video; Kamera untuk telepon pintar”.

Karena kedua aplikasi ini untuk perangkat lunak yang dapat diunduh, Anda dapat memahami bahwa Single Take dan Video Spin akan menjadi cara berbeda untuk mengedit video dengan cepat, daripada mengunggahnya ke komputer untuk diedit sebelum berbagi di media sosial.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/

Kisah Dewi, dari Pekerja Kantoran Menjadi ‘Ratu Aspal’

  • December 22, 2019

Kisah Dewi, dari Pekerja Kantoran Menjadi ‘Ratu Aspal’

Kisah Dewi, dari Pekerja Kantoran Menjadi ‘Ratu Aspal’

Mendapatkan pekerjaan impian menjadi hal yang diidamkan sebagian besar orang

. Namun untuk mempertahankannya, ternyata bisa menjadi tantangan sendiri, tak terkecuali bagi Ika Dewi Sulistiani.

Perempuan kelahiran Surabaya itu mulanya bekerja sebagai tim administrasi cadangan di sebuah perusahaan. Dewi saat itu dikontrak selama satu tahun untuk menggantikan karyawan yang sedang cuti melahirkan. “Pekerjaan itu saya terima karena saya butuh biaya untuk hidup saya dan keluarga walaupun sebentar,” ujarnya.

Namun setelah sampai di penghujung kontraknya, Dewi mulai khawatir

karena belum mendapatkan pekerjaan lain. “Waktu itu kurang dari satu bulan, kontrak saya mau habis tapi saya belum mendapat pekerjaan lain. Perusahaan juga menyarankan untuk mencoba mencari-cari pekerjaan lain di sisa satu bulan tersebut,” katanya.

Dalam masa pencarian pekerjaan, rupanya Dewi mendapat keberuntungan. Ia menemukan lowongan yang diiklankan di media sosial Facebook.

“Saat itu kebetulan ada yang pasang lowongan Grab. Menurutku syaratnya masuk akal. Dari situ saya langsung ingin coba. Pas daftar, saya sempat minder, yang daftar laki-laki semua sedangkan saya perempuan sendiri. Tapi meskipun saya minder saya tetap duduk di situ,” ujarnya.

Setelah selesai mendaftar dan lolos, ia disarankan untuk online training

lalu tanda tangan kontrak dan mengambil atribut. Saat pertama bekerja awalnya Dewi mengaku masih malu-malu kucing, sampai akhirnya Dewi berniat untuk sungguh-sungguh bekerja. Ia aktif mencari order dari pukul 06.00 sampai pukul 21.00.

Menurut Dewi, meski pekerjaannya terkesan sepele wara-wiri di jalan raya, tetapi ia berprinsip untuk menjaga lisan dan menjaga diri. “Saya menanamkan ke diri sendiri, walaupun pekerjaan ini fleksibel, tetapi kita tidak boleh mencari uang sesuka hati saja. Harus tetap kerja keras,” ujarnya.

 

Baca Juga :

‘Rahasia Dapur’ Mobil Balap Lawas di Film Ford v Ferrari

  • December 22, 2019

‘Rahasia Dapur’ Mobil Balap Lawas di Film Ford v Ferrari

‘Rahasia Dapur’ Mobil Balap Lawas di Film Ford v Ferrari

Film Ford v Ferrari telah resmi dirilis di bioskop Amerika Serikat pada 15 November 2019.

Karya sutradara James Mangold ini menampilkan dua mobil balap utama yakni Ford GT40 dan Ferrari 330 P3.

Film ini mengangkat kisah tentang keinginan Ford menjajal balapan, namun masalahnya produsen asal AS ini tak punya mobil balap. Cara paling cepat mewujudkan itu yaitu membeli produsen mobil balap Ferrari, namun usaha itu gagal.

Lihat juga:Sinopsis ‘Ford v Ferrari’, Kisah Nyata Dunia Balap
Ford memutuskan membangun tim sendiri dengan dana yang diajukan buat membeli Ferrari. Ford memerintahkan pemodifikasi Carroll Shelby (Matt Dmaon) mewujudkan itu kemudian dia mengget Ken Miles (Christian Bale) untuk menggarap mobil balap khusus.

Keduanya optimis mampu membuat Ford sanggup bersaing melawan Ferrari

di ajang balap ketahanan 24 jam Le Mans (24 Hours of Le Mans) di Prancis pada 1966.

Mobil balap pada era itu jauh dari kecanggihan teknologi masa kini. Dilansir dari Popular Mechanics, GT40 Mark II 1966 merupakan mobil yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh dan punya kenyamanan tinggi buat penumpang.

Walau begitu, mobil ini disebut tidak memiliki power steering, rem canggih, dan sistem keamanan elektronik. GT40 Mark II yang diperkuat mesin Ford V8 7.000 cc V8 kemudian memenangkan 24 Hours of Le Mans berturut-turut mulai 1966 hingga 1969 sekaligus memutus kedigdayaan Ferrari.

Kemenangan Ford tersebut juga tak bisa didapat tanpa peran kedua pengendara yakni Bruce McLaren dan Chris Amon yang diperankan oleh Benjamin Rigby dan Brent Pontin.

Ferrari 330. (auto.ferrari.com)

Lihat juga:Zaman Berubah, Muscle Car Amerika Berubah Jadi Mobil Listrik

Menampilkan mobil balap lawas untuk film bukan perkara mudah. Diceritakan Los Angeles Times, sebagian mobil-mobil yang ada di film dengan pendanaan US$97 juta merupakan hasil restorasi dan modifikasi yang dibuat mirip seperti aslinya.

Sebagian mobil lainnya merupakan versi modern yang dipinjam dari Shelby Legendary Cars dan Superformance, satu-satunya perusahaan yang memiliki lisensi membangun dan menjual Ford GT40.

Film ini fokus pada Ford yang berhasil mengalahkan Ferrari sebagai juara bertahan. Ferrari berlomba menggunakan 330 P3 berwarna merah dengan mesin V12 4.000 cc.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/faster-and-safer-apk/

Ancaman Hukuman untuk Orang Kaya Pemilik Mobil Mewah

  • December 22, 2019

Ancaman Hukuman untuk Orang Kaya Pemilik Mobil Mewah

Ancaman Hukuman untuk Orang Kaya Pemilik Mobil Mewah

Polisi terus memburu pemilik mobil mewah yang melanggar aturan berlalu lintas. Kali ini Polda Jawa Timur yang mengincar warga Surabaya dan Malang pemilik mobil harga miliaran.

Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Luki Hermawan mengatakan cara ini digunakan sebab mereka curiga banyak mobil mewah, namun tidak punya kelengkapan surat-surat alias ‘bodong’.

Operasi mobil mewah dimulai dengan menyisir jalan raya, pusat perbelanjaan, bahkan menyambangi rumah pemilik.

Peristiwa terbakarnya satu unit Lamborghini pada Minggu (8/12) diduga sebagai penyulut aksi polisi melakukan sidak. Masuk akal karena mobil tidak dilengkapi surat-surat resmi.

Sekitar seminggu kemudian, polisi mengumumkan menemukan 14

mobil mewah yang disebut ‘bodong’ hasil sidak ke rumah warga berkocek tebal. Mobil-mobil ini dalam kondisi baik dan hanya punya Form A. Mobil-mobil ini tidak mengantongi STNK dan BPKB syarat legal bergerak di jalan.

Lihat juga: Polisi Sebut Komunitas Dukung Usut Supercar ‘Bodong’ Surabaya
Form A merupakan surat lahir kendaraan impor yang mesti dimiliki mobil impor. Form A diperoleh jika pemilik sudah melunasi bea masuk dan pajak berupa PIB (Pajak Impor Barang), PPN (Pajak Pertambahan Nilai), PPh (Pajak Penghasilan), serta PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah).

Data kepolisian menyebutkan mobil yang disita antaranya lima unit Ferrari, tiga unit McLaren, dua unit Porsche, satu unit Aston Martin, satu unit Lamborghini, satu unit Nissan GTR, dan satu unit Mini Cooper.

Tangkapan polisi dalam razia tersebut menyimpulkan bila Indonesia masih menjadi ‘surga’

bagi para orang kaya yang menggemari mobil mewah.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengatakan mobil mewah tanpa surat dan bebas berkeliaran di jalan raya sebetulnya bukan hal baru di Indonesia.

Ia tidak heran lantaran sejak dahulu oknum pemilik mobil mewah

sengaja tak memenuhi syarat legal berkendara karena merasa bisa ‘menggocek’ petugas.

 

Sumber :

https://jilbabbayi.co.id/mixplorer-apk/

SDN Cibalagung 3 Makin Sejuk

  • November 8, 2019

SDN Cibalagung 3 Makin Sejuk

SDN Cibalagung 3 Makin Sejuk

SDN Cibalagung 3 Kota Bogor, terus meningkatkan pendidikan karakter dan cinta

lingkungan terhadap peserta didiknya. Karena, hal tersebut belum berarti banyak, jika tidak didukung oleh karakter dan lingkungan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat.

Kepala SDN Cibalagung 3 Kota Bogor Isti saat ditemui Metropolitan di sekolahnya mengatakan

, bahwa lingkungan belajar, khususnya lingkungan fisik sangat berpengaruh besar terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) di sekolah ini.

“Apalagi bila suasana yang nyaman dan menyenangkan akan mendukung proses belajar secara optimal. Jadi semuanya itu berasal dari lingkungan yang bersih, segar dan asri,” kata Isti, kemarin.

Menurutnya, untuk mewujudkan hal itu, ia selalu menekankan kepada warga sekolah

selalu melakukan perindangan lingkungan sekolah. Di antaranya, melakukan penanaman tumbuhan hijau di dalam lingkungan sekolah. Karena, nantinya akan menjadi paru-paru sekolah.

“Jika suasana sekolah menjadi sejuk dan segar, yah sudah pasti akan mendukung konsentrasi belajar siswa,” pungkasnya.

 

Baca Juga :

Pemkab Bogor Genjot RLS

  • November 8, 2019

Pemkab Bogor Genjot RLS

Pemkab Bogor Genjot RLS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan peningkatan Rata-rata Lama Sekolah

(RLS) sembilan tahun. Salah satunya melalui penguatan program pembelajaran nonformal kejar Paket C. Di mana jumlah kepesertaan program tersebut terus meningkat setiap tahunnya.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Disdik Kabupaten Bogor, Amsohi,

menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti kejar Paket C di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan tiga kali lipat. Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, peserta tahun ini mencapai 12.000 orang. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 4.000 orang. Peningkatan tersebut diprediksi lantaran kesadaran masyarakat untuk mendapatkan ijazah setara SMA semakin tinggi. “Mereka adalah siswa yang sempat dikeluarkan dari sekolah reguler,” katanya.

Tidak hanya Paket C, sambung Amsohi, peningkatan juga terjadi pada kejar Paket B atau setara dengan SMP

. Tahun lalu, peserta mencapai 6.000 orang dan meningkat jadi 9.000 peserta. Tapi, kondisi berbalik terjadi pada peserta kejar Paket A atau setara SD yang mengalami penurunan sekitar 300 orang. Yakni dari 3.000 peserta pada 2017, tahun ini hanya 2.700 orang.

Amsohi melihat penurunan itu dikarenakan jumlah anak usia SD yang putus sekolah telah berkurang. “Masyarakat semakin sadar bahwa anak-anak butuh pendidikan dasar,” ucapnya.

PNF ini, tambah dia, tengah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor guna mencapai target RLS sembilan tahun. Menurut data Badan Pusat Statistik, RLS Kabupaten Bogor baru mencapai 7,7 tahun atau setara kelas 2 SMP. Salah satu upaya yang sudah dilakukan adalah mengadakan 46 Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) untuk kejar Paket B dan C dengan menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

 

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/sejarah-tari-barong-bali/