Konflik Iran-AS akan berlarut ke wilayah siber, hindari pakai “VPN”

  • May 9, 2020

Konflik Iran-AS akan berlarut ke wilayah siber, hindari pakai “VPN”

Konflik Iran-AS akan berlarut ke wilayah siber, hindari pakai VPN

Pakar keamanan siber Pratama Persadha mengatakan bahwa serangan Iran – AS berpotensi meluas ke wilayah siber yang kemungkinan diikuti negara-negara lain maupun kelompok-kelompok tertentu.

Ia mengatakan, agar Indonesia tidak terseret dalam serangan siber

, masyarakat perlu menghindari pemakaian VPN (virtual private network) dari negara-negara yang sedang berkonflik beserta sekutunya.

“Pernyataan Trump memperkuat perkiraan, saat ini sedang terjadi cyberwarfare antara kedua negara, yang kemungkinan besar diikuti oleh negara-negara lain maupun kelompok-kelompok tertentu,” ujar Pratama saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis.

Dalam sejarah pertikaian Iran, AS dan Israel, Pratama mengatakan selalu melibatkan saling retas, saling serang sistem — yang paling terkenal adalah serangan stuxnet dari Israel yang menargetkan sistem nuklir Iran.

Texas dilaporkan telah menerima serangan siber lebih dari 10 ribu kali sejak 6 Januari 2020.

Website Program Penyimpan Federal (The Federal Depository Library Program) juga diserang dengan mengubah tampilan situs menjadi tampilan bendera Iran, foto pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dan gambar wajah Donald Trump dengan mulut berdarah karena ditinju oleh Pengawal Revolusi Iran.

Menurut Pratama, secara umum agar masyarakat dunia melihat

, serangan dilakukan dengan cara melakukan deface ke website yang dimiliki pemerintah, maupun perusahaan yang mereprestasikan negara tersebut.

“Artinya, ancaman serangan siber tidak hanya harus diwaspadai

oleh instansi negara, namun juga perusahaan besar,” kata Pratama.

Menurut dia, Iran, punya afiliasi peretas dengan jaringan Palestina, terutama Hamas. Sementara, AS bekerja sama dengan jaringan Israel dan Saudi untuk membendung Iran.

 

sumber :

https://voi.co.id/seva-mobil-bekas/

Riska

E-mail : admin@7-ksa.net