Hukum

Hukum

  • January 4, 2020

Table of Contents

Hukum

 

 

Hukum
Hukum
A. Hukum
Sukar untuk memberikan suatu definisi tentang. Beberapa perumusan yang ada, masing-masing menonjolkan segi tertentu dari hukum.
a. Ciri-ciri dan sifat hukum.
Ciri hukum adalah :
– Adanya perintah atau larangan.
– Perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang.
Agar tata tertib dalam masyarakat dalam dilakasanakan dan tetap terpelihara dengan baik, perlu adanay peraturan yang mengatur dan memaksa tata tertib itu untuk ditaati yang disebut kaidah hukum.b. Sumber-sumber hukum.
Ialah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa, yang kalau dilanggar dapat mengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata.
Sumber hukum dapat ditinjau dari segi formal dan segi material.
Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dari berbagai sudut, misalnya dari sudut politik, sejarah, ekonomi dan lain-lain.
Sedangkan sumber hukum formal antara lain :
1. Undang-undang (Statute)
2. Kebiasaan (Costum)
3. Keputusan-keputusan hakim (Yurisprudensi)
4. Traktat (Treaty)
5. Pendapat sarjana hukum

c. Pembagian Hukum
1. Menurut “sumbernya” hukum dibagi dalam :
– Hukum undang-undang.
– Hukum kebiasaan.
– Hukum traktat.
– Hukum yurisprudensi.

2. Menurut “bentuknya” hukum dibagi dalam :
– Hukum tertulis.
– Hukum tertulis yang dikodifikasikan.
– Hukum tertulis tak dikodifikasikan.
– Hukum tak tertulis.
3. Menurut “tempat berlakunya” hukum dibagi dalam :
– Hukum nasional.
– Hukum internasional.
– Hukum asing.
– Hukum gereja.
4.Menurut “waktu belakunya” hukum dibagi dalam :
– Ius costitutum (hukum positif).
– Ius constituendum.
– Hukum asasi (hukum alam).
5. Menurut “cara mempertahankannya” dibagi dalam :
– Hukum material.
– Hukum formal (hukum proses atau hukum acara).
6. Menurut “sifatnya” hukum dibagi dalam :
– Hukum yang memaksa.
– Hukum yang mengatur (pelengkap).
7. Menurut “wujudnya” dibagi dalam :
– Hukum objektif.
– Hukum subyektif.
8. Menurut “isinya” dibagi dalam :
– Hukum privat (hukum sipil).
– Hukum publik (hukum negara).Negara mempunyai tugas pokok yaitu :
1. Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan asosial.
2. Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan.

Untuk menganalisa lebih tajam apa sebenarnya hukum, maknanya, peranannya, dampaknya dalam proses interaksi dalam masyarakat, perlu dipelajari 10 aspek penganalisa yaitu :
1. Jangan mengidentifikasikan “hukum” dengan kebenaran keadilan”.
2. Tidak dengan sendirinya harus adil dan benar.
3. Hukum tetap mengabdikan diri untuk menjamin kegiatan masa sistem dan bentuk pemerintahan.
4. Meskipun mengandung unsur keadilan atau kebaikan tidak selamanya disambut dengan tangan terbuka.
5. Hukum dapat diidentifikasikan dengan kekuatan atas kekuasaan.
6. Macam-macam hukum terlalu dipukulratakan.
7. Jangan apriori bahwa hukum adat lebih baik dari hukum tertulis.
8.Jangan mencapur-adukan substansi hukum dengan cara atau proses sampai terbentuk dasar diundangkannya hukum.
9. Jangan mencampur-adukan “law in activis” dengan “law in books” dari aparat penegak hukum.
10. Jangan menganggap sama aspek terjang penegak hukum dengan hukum.

Riska

E-mail : admin@7-ksa.net