Bahtera Nabi Nuh (Noah)

  • August 7, 2019

Bahtera Nabi Nuh (Noah)

Bahtera Nabi Nuh (Noah)

The Ark Of Noah atau bahtera noah, sebuah kapal yang di buat oleh Nabi Nuh (Noah) yang begitu melekat di hati dan iman kaum Muslim dan Nasrani dan sangat melegenda yang penemuan nya membuat Arkeolog dari seluruh dunia merasa sangat perlu untuk melakukan investigasi di lokasi terdamparnya yaitu di sebuah gunung di wilayah turki yang bernama mount Arafat (Gunung Aghi-Dahl). Pegunungan ini merupakan puncak tertinggi di Turki dan merupakan gunung dengan puncak terlebar di dunia. Banyak investigasi dilakukan namun selalu berakhir tragis, banyak yang tak mampu mencapai puncaknya dan meminta nyawa seolah ingin menyimpan perjalanan sejarah itu dalam selimut dingin nya misteri. Situs penemuannya pun berhasil ditemukan setelah kurang lebih 5000 tahun terpendam dalam salju.

Perahu Nuh yang menurut hikayat telah membawa ribuan makhluk hidup bersama pelayaran nya ( terdiri dari hewan dan beberapa pengikut setia yang mempercayai ajaran kenabian Nuh ) itu di temukan meskipun bukan dalam utuh sebuah kapal, namun peninggalan berupa artefak yang berbentuk kapal besar dengan panjang 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tingginya. Diperkirakan, Nabi Nuh AS memulai membangun kapalnya itu pada tahun 2465 B.C dan hujan deras turun mengguyur bumi bertahun- tahun yang mengakibatkan munculnya air bah mahadasyat yang dapat menghilangkan sebagian populasi manusia dimuka bumi yang diperkirakan terjadi pada 2345 B.C, Bentuk dan rupa kapal Nuh sendiri tidaklah seperti kapal kapal yang ada sekarang, paling tidak itulah penuturan dari orang orang yang berhasil mencapai puncaknya dan menyaksikan betapa besar kapal itu, begitu juga hasil foto satelit dari NASA yang berhasil didapatkan. mungkin lebih tepat disebut seperti benteng.

Konstruksi nya menggunakan kayu purba yang kokoh dan sudah tidak ada lagi populasi nya sekarang. Punya tinggi lantai sekitar 12 kaki antara deck nya. seorang profesor memperkirakan kapal itu mampu memuat 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung, 6300 jenis reptilia, 2500 jenis amfibi dan total berat yang di pikul kapal tersebut mencapai 24.300 Ton.Beberapa peneliti berpendapat bahwa kemungkinan besar ‘Noah Ark’ ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak di wilayah selatan Irak sekarang, dan dengan begitu lokasi terdamparnya yang berada di TurkiAllah SWT. sekedar tambahan Nabi Nuh dilantik menjadi Rasul ketika berusia 480 tahun dan wai’at pada usia 950 tahun.

Namun demikian tetap saja terjadi perdebatan mengenai lokasi terdamparnya kapal Nabi Nuh tersebut. ada yang mengatakan berada di sebuah puncak gunung setinggi 4000 meter di Jazirah Ibnu Omar di Pulau Butan dan ada juga di lokasi yang saya bahas ini yaitu di di puncak pegunungan Arafat setinggi 5165 M ini, dan semua pihak tersebut mengajukan argumen nya masing2, Waalahuallam bishowab kurang lebih berjarak 520 Kilometer dan konon Nabi Nuh dan semua penumpang nya terombang ambing di belantara badai angin topan selama 5 bulan sebelum akhirnya berhenti di lokasi penemuan nya sekarang. Menurut riwayat, ketika bahtera Nuh mendarat makanan telah habis. Mereka memasak sisa makanan seperti biji rin untuk beberapa keperluan. Mereka kemudian membuka perkampungan, bercocok tanam dan berternak sambil tidak lupa beribadah kepada Allah.

Baca Juga :

Ranu Kumbolo, Sisi Romantis Semeru

Ranu Kumbolo, Sisi Romantis Semeru

  • August 5, 2019

Ranu Kumbolo, Sisi Romantis Semeru

Ranu Kumbolo, Sisi Romantis Semeru

Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa

Banyak keindahan yang akan kamu lihat saat mendakinya, termasuk Danau Ranu Kumbolo.

Ranu kumbolo adalah danau yang ada di lereng Gunung Semeru

Menjadi pemberhentian pertama bagi para pendaki yang hendak menuju puncak Mahameru. Air dari Ranu Kumbolo ini masih dianggap sakral karena masih dipakai dalam upacara keagamaan suku Tengger yang tinggal di Bromo.

Perjalanan ini saya lakukan bersama lima orang teman saya yang juga belum memiliki keahlian khusus dalam dunia pendakian. Oleh karena itu kami mengikuti private trip pada salah satu operator travel yang menyediakan trip ke gunung, meski hanya sampai Ranu Kumbolo saja.

Meeting point dilakukan di Malang dan sesudah mengecek persiapan yang perlu kami bawa

kami pun berangkat dengan jeep menuju Desa Ranu Pane, yang adalah desa terakhir sebelum pendakian dimulai.

Waktu menunjukkan pukul 3 sore, kami pun memulai perjalanan. Belum apa-apa saya udah mulai engap, karena harus membawa tas berat yang dipenuhi sleeping bed, jaket dan baju ganti beserta perlengkapan lain yang akan saya pakai selama pendakian.

Syukurnya selama perjalanan kita akan disuguhi pemandangan hijau khas pegunungan, selain itu tidak perlu khawatir akan kelaparan atau kehausan karena terdapat beberapa pos yang menyediakan makanan ringan dan buah-buahan segar.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam, akhirnya kami tiba juga di Ranu Kumbolo. Tidak banyak yang bisa saya lihat, karena kami tiba sekitar jam sembilan malam, terlebih udara sangat dingin membuat saya ingin cepat-cepat masuk tenda dan tidur.

Keesokan paginya, mendengar suara heboh orang-orang di luar tenda saya yang awalnya masih ingin tidur pun segera bangun. Begitu keluar tenda, wushh angin dingin segera menyapa. Langsung pengen balik masuk tenda lagi, namun melihat view yang jarang bisa saya lihat membuat saya tetap bertahan di luar.

Bagaimana tidak, kumpulan kabut menutupi permukaan Ranu Kumbolo seolah-olah kumpulan awan di bumi. Tak mau kalah, sang Fajar malu-malu muncul diantara dua bukit semakin mempercantik pemandangan pagi itu. Ah indahnya dan entah kenapa bagi saya suasana ini seperti memperlihatkan sisi romantis dari Semeru yang tampak dingin.

Saya dan teman-teman tak mau melewatkan kesempatan, kami mengambil banyak foto dengan bantuan tripod. Selain itu kami berpindah-pindah ke beberapa spot. Syukurnya udara mulai menghangat seiring kehadiran sang Fajar yang makin tinggi.

Pengalaman camping di gunung ini adalah pengalaman baru bagi saya, ternyata ada banyak hal baru yang bisa saya temukan. Mengunjungi tempat baru dengan suasana yang belum pernah saya jumpai sebelumnya memang menjadi hal yang menyenangkan. Saya membayangkan apabila saya bisa melihat dan merasakan langsung suasana padang gurun yang panas dan berdebu.

Pengalaman yang sangat ingin saya coba di Dubai. Ya, safari desert Dubai. Mengelilingi padang gurun dengan menaiki unta. Lalu makan masakan khas padang gurun ditemani desiran pasir yang seolah mengajak kita bermain. Wah pastinya bakalan seru dan berkesan banget. Semoga Dream Destination ini bisa segera terwujud bersama Detik Travel dan Dubai Tourism Board. Amin.

Baca Artikel Lainnya:

Sebarlah Kebaikan

  • August 5, 2019

Sebarlah Kebaikan

Sebarlah Kebaikan

 

Dalam sebuah kontes pemilihan hasil panen

jagung terbaik, ada seorang petani yang selalu memenangkan perlombaan. Hal ini membuat seorang wartawan tertarik untuk mengetahui rahasia sukses dibalik setiap kemenangannya. Maka wartawan tersebut menghampiri si petani, “Kalau boleh tahu, apa rahasia bapak selama ini, sehingga buah jagung bapak selalu menjadi yang terbaik?” tanya sang wartawan.

Dengan tersenyum petani itu menjawab, “Sesungguhnya saya tidak memilki trik khusus, semuanya biasa-biasa saja. Saya hanya selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaik yang saya punya kepada para tetangga di sekitar perkebunan saya”.
Lalu si wartawan kembali bertanya, “Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga Anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?”
“Anda benar, tapi tak tahukah anda?,” jawab petani itu. Lalu ia kembali melanjutkan, “Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus memberikan kepada tetangga saya jagung yang baik pula, sehingga serbuk sari yang diterbangkan angin dari ladang mereka tentunya juga baik“.
Mendengar jawaban si petani, wartawan itu pun tersenyum dan berkata, “Terimakasih pak, anda sungguh luar biasa, anda sangat pantas untuk menjadi juaranya”. Setelah menjabat tangan si petani wartawan itu pun pergi.
Kawan, inilah hidup. Saling berbagi dan memberi kebaikan kepada orang lain bukanlah suatu hal yang akan merugikan kita, justru itu seumpa menanam benih kebaikan yang akan menumbuhkan beribu-ribu kebaikan pula. Dan berhentilah mementingkan diri sendiri, karena apa yang kita raih tergantung dari apa yang kita semai di sekitar kita.

Baca Juga :

10 Faktor yang Menentukan Harga Emas

10 Faktor yang Menentukan Harga Emas

  • August 1, 2019

10 Faktor yang Menentukan Harga Emas

10 Faktor yang Menentukan Harga Emas

#1 KRISIS GLOBAL

Berbagai peristiwa dunia sering berdampak pada harga emas hari ini, karena emas dianggap penyelamat di tengah pergolakan ekonomi & politik.

#2 INFLASI

Harga emas cenderung stabil di tengah terjadinya inflasi dan devaluasi mata uang.

#3 NILAI DOLLAR

Saat harga dollar menguat, harga emas akan melemah, begitu pun sebaliknya

#4 KESTABILAN BANK SENTRAL

Emas menjadi investasi yang aman dengan adanya ketidakteraturan kebijakan ekonomi dan kegagalan bank sentral (bank dunia) yang membuat bank sentral mengalami defisit. Jadi, investor memilih emas untuk melindungi aset.

#5 SUKU BUNGA

Saat suku bunga meningkat, harga emas justru melemah karena banyak orang menjual emas mereka untuk mencoba investasi lain.

#6 QUANTITATIVE EASING
Adalah pembelian aset untuk meningkatkan jumlah uang yang beredar. Banyaknya jumlah uang yang beredar dapat menurunkan suku bunga & mendorong investor membeli emas dengan biaya rendah.

#7 CADANGAN PEMERINTAH
Jika Bank sentral memiliki cadangan emas yang besar dan lebih banyak dari jumlah emas yang dijual, maka harga logam mulia akan naik karena emas jadi langka.

#8 PERHIASAN DAN INDUSTRI
Lebih dari setengah permintaan emas datang dari perhiasan dan 12% lainnya dari aplikasi industri.

#9 PRODUKSI EMAS
Biaya produksi pun dapat mempengaruhi harga emas di dunia. Biaya produksi naik = harga jual logam mulia lebih mahal.

#10 PERSEDIAN DAN PERMINTAAN
Ketika permintaan emas semakin tinggi maka harga emas akan naik. Dan, ketika persediaan emas menipis pun akan membuat harga emas naik


Baca Artikel Lainnya:

Sebuah Titik di Atas Kertas

  • July 31, 2019

Sebuah Titik di Atas Kertas

Sebuah Titik di Atas Kertas

Orang yang suka mencari-cari kesalahan orang lain

akan dengan cekatan mampu menunjukkan kesalahan orang lain. Bahkan jika sesuatu terjadi pada dirinya, maka orang lainlah yang akan ia persalahkan.

“Aku jatuh karena Ayah meletakkan ember di sembarang tempat,” kata seorang anak kepada ayahnya saat ia terjatuh di kamar mandi.

“Kamu mengalami musibah ini karena kamu tidak berhati-hati. Oleh karena itu, kalau berjalan hati-hatilah,” kata anak tersebut algi kepada seorang anak lain yang terjatuh dan terkilir kakinya.

 

Pada suatu hari

anak itu berjalan-jalan di pinggiran hutan. Matanya tertuju pada sebuah pohon, di mana pada salah satu dahan pohon tersebut, ada sekelompok lebah yang mengerumuni sarangnya. “Wah, madu lebah itu pasti sangat manis, aku akan mengambilnya !”

Ia pun mengambil sebuah galah dan menyodok sarang lebah itu dengan keras. Ribuan lebah pun merasa terusik dengan ulah anak itu dan lalu menyerangnya. Melihat lebah yang begitu banyak menuju dirinya, anak itu segera berlari. Namun para lebah tidak mau membiarkan musuhnya pergi begitu saja.

Beberapa, lebah berhasil menghajar anak itu dengan sengatan. “Aduh, aww, tolong …..!” Byur… ! Anak itu menceburkan dirinya ke sungai. Dan para lebah-lebah yang marah itu akhirnya pergi meninggalkan anak itu.

Sesampainya di rumah, ia langsung mengadukan hal tersebut kepada ayahnya. “Mengapa Ayah tidak menolongku ? Jika Ayah sayang padaku, pasti sudah berusaha menyelamatkanku. Semua ini salah Ayah!”

 

Mendengar itu, sang ayah diam sejenak

lalu mengambil selembar kertas putih. “Anakku, apa yang kamu lihat dari kertas ini?”

“Itu hanya kertas putih, tidak ada gambarnya,” jawab anak itu.

Kemudian, ayahnya membuat sebuah titik hitam di atas kertas putih itu. “Apa yang kamu lihat sekarang?”

“Ada sebuah titik hitam di kertas putih itu!” jawab anaknya dengan lantang.

“Anakku, mengapa kamu hanya melihat satu titik hitam pada kertas putih ini, padahal sebagian besar kertas ini berwarna putih? ” Ayahnya melanjutkan, “Betapa mudahnya kamu melihat kesalahan Ayah! Padahal masih banyak hal baik yang telah Ayah lakukan buatmu.”

Lalu sang ayah berjalan pergi meninggalkan anaknya yang duduk dengan termenung.

Baca Juga ;