Warga Lebak Sambut Suka Cita Pendidikan Gratis

  • August 12, 2019

Warga Lebak Sambut Suka Cita Pendidikan Gratis

Warga Lebak Sambut Suka Cita Pendidikan Gratis

Program Pendidikan Gratis yang digulirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov)

Banten disambut baik pihak sekolah, komite dan orang tua serta siswa.

Tingginya animo masyarakat terhadap program pendidikan gratis terlihat dari antusias masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cilograng Kabupaten Lebak, Uung Umaryadi usai menggelar Sosialisasi Pergub Nomor 31 Tahun 2018 Tentang Pendidikan Gratis di Aula SMAN 1 Cilograng Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Rabu (5/9).

Menurut Uung, SMAN 1 Cilograng sangat mendukung apa yang menjadi program Gubernur Banten tentang Pendidikan Gratis untuk SMAN/SMKN/SKHN yang sudah tertuang dalam Pergub tersebut.

“Kami atas nama pihak sekolah mendukung atas terealisasinya program pendidikan gratis

yang merupakan gagasan pak Gubernur. Dalam sosialisasi pergub ini masyarakat sangat antusias dengan program yang pro rakyat ini, dan bisa diterima baik oleh kalangan masyarakat,” papar Uung.

Uung juga menjelaskan program pendidikan gratis tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Dengan Pergub ini masyarakat menengah ke bawah mulai dari petani, nelayan, buruh, tenaga honorer dapat menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah menengah atas dengan gratis. Ini sangat membantu beban mereka yang selama ini harus mereka tanggung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Uung merinci dampak positif dalam Pergub Pendidikan Gratis tersebut. Menurut ia,

banyak anak yang tadinya putus sekolah alias menganggur.

Namun sekarang dengan adanya pergub itu, anak-anak setelah keluar dari SMP bisa melanjutkan ke SMA. Terbukti dengan bertambahnya jumlah siswa tahun ajaran 2018/2019 secara signifikan.

Meski program sekolah gratis, lanjut Uung, hal itu tidak lantas mempengaruhi kesejahteraan guru justru malah meningkatkan kesejahteraan Guru dan kualitas pelayanan terhadap 8 Standar Nasional Pendidikan semakin terpenuhi.

Hal lain juga disampaikan oleh Wakil Kepala SMAN 1 Cilograng, Rahmat Haidir. Menurutnya Program Pendidikan Gratis gagasan pak WH merupakan gagasan yang luar biasa dan sangat monumental dalam dunia pendidikan.

“Tentunya sangat cocok gagasan ini direalisasikan ditengah-tengah masyarakat Banten yang masih banyak membutuhkan sentuhan program pro rakyat seperti ini,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Sumarja Ketua Komite SMAN 1 Cilograng juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wahidin Halim dan Andika Hazrumy atas program pendidikan gratis.

“Kami atas nama oang tua Siswa SMAN 1 Cilograng sangat berterima kasih kepada pak Gubernur dan Wakil Gubernur serta jajarannya atas digulirkannya Pergub 31 tahun 2018, sehingga banyak masyarakat yang terbantu untuk melanjutkan sekolah ke SMA” ucapnya.

Sementara itu, Erik Hidayat siswa kelas X IPS 3 SMAN 1 Cilograng juga menuturkan yang sama ucapan terimakasih kepada Gubernur Banten.

“Setelah lulus SMP saya sudah putus sekolah sejak beberapa tahun, akhirnya bisa melanjutkan sekolah ke SMA dengan adanya pendidikan gratis ini. Terima kasih kepada Bapak Wahidin Halim sehingga harapan saya untuk menimba ilmu bisa dilanjutkan,” tuturnya

 

Baca Juga :

Subsidi Sekolah Swasta Di Banten Untuk Ciptakan Pilihan

  • August 12, 2019

Subsidi Sekolah Swasta Di Banten Untuk Ciptakan Pilihan

Subsidi Sekolah Swasta Di Banten Untuk Ciptakan Pilihan

Prioritas pendidikan gratis di Banten memang sekolah negeri. Sementara

sekolah swasta tetap diberikan subsidi.

Demikian disampaikan Moch Ojat Sudrajat, pemerhati pendidikan di Provinsi Banten dalam keterangan yang diterima redaksi Kantor Berita RMOL Banten, (Rabu, 22/8).

“Tahun 2017 dan 2018 sudah diberikan dengan cara hibah yang besaran kisaran antara Rp 500 ribu s/d Rp 600ribu per siswa per tahun, dan saya yakin secara bertahap sekolah swasta pun akan menerima subsidi yang lebih besar lagi,” katanya.

Adanya subsidi kata Bang Ojat sapaan akaraya, menimbulkan adanya persaingan

yang sehat untuk masuk ke Sekolah negeri baik SMA/SMK/SKH.

Kata Ojat, itu bisa untuk meningkatkan prestasi para siswa itu sendiri. Melalui seleksi yang kompetitif dan sehat, maka mereka memperoleh reward berupa Pendidikan gratis dari Pemerintah.

“Sebaliknya ketika prestasi mereka tidak bagus dan tidak lulus seleksi maka Pemerintah daerah tidak memberikan reward akan tetapi Pemerintah Daerah menyediakan subsidi bagi mereka,” tegasnya.

Ilustrasinya, diterangkan Ajat, sama seperti ketika para lulusan SMA/SMK/SKH

akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi, maka pilihannya sama, bagi yang memiliki prestasi maka mereka akan memperoleh jalur undangan (PMDK/SNMPTN), atau jalur ujian test masuk (SBMPTN) atau bagi yang mampu jalur mandiri, di PTN. Bagi yang tidak masuk dalam ketiga kriteria tersebut ada Perguruan Tinggi Swasta sebagai alternatifnya.

“Apabila sekolah swasta juga digratiskan maka siapa yang akan membayar Gaji guru�”guru mereka? Dan pengembangan sarana dan prasaranya juga dikembangkan dari mana ?,” katanya.

Karena, menurutnya, asset sekolah swasta adalah milik Yayasan, makanya berdasarkan PP 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan sekolah yang didirikan oleh masyarakat (sekolah swasta) diperbolahkan melakukan pungutan atau sumbangan kepada Orang tua peserta didik maupun menerima sumbangan dari masyarakat dalam maupun luar negeri.

 

Sumber :

https://instamun.org/pengertian-proses-pembentukan-tulang-serta-bagaimana-penyembuhan-tulang/

Tiga Poin Beresi Pendidikan Di Kota Serang, Apa Saja

  • August 12, 2019

Tiga Poin Beresi Pendidikan Di Kota Serang, Apa Saja

Tiga Poin Beresi Pendidikan Di Kota Serang, Apa Saja

Beberapa persoalan yang menjadi masalah utama pendidikan di Kota Serang adalah kerusakan sarana prasarana

, honorer guru yang masih rendah dan persoalan ketersediaan anggaran.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina Ikatan Santri Banten (ISB) Muhammad Fikri, dalam keterangan yang diterima redaksi, (Minggu, 12/8).

Dikatakan Fikri, sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan pendidikan.

Berdasarkan data dari kementrian Pendidikan sekitar 66 persen ruang kelas SD di Kota Serang

dalam keadaan rusak. Hal itu diperparah dengan anggaran yang dialokasikan hanya Rp 9 Miliar pertahun atau 2,44 persen dari belanja pendidikan.

“Dengan adanya kerusakan sarana dan prasarana ruang kelas dalam jumlah yang banyak, maka bagaimana mungkin proses pendidikan dapat berlangsung secara efektif,”katanya.

Dalam hal pelaksanaan proses pembelajaran, dijelaskan Fikri selama ini sekolah-sekolah menyelenggarakan pendidikan dengan segala keterbatasan yang ada.

“Hal ini dipengaruhi oleh ketidaktersediaan sarana-prasarana, ketersediaan dana,

serta kemampuan guru untuk mengembangkan model pembelajaran yang efektif,” ujar Fikri yang juga merupakan pegiat pendidikan ini.

Ketersediaan buku yang berkualitas, juga, lanjut Fikri merupakan salah satu prasarana pendidikan yang sangat penting dibutuhkan dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan.

Sebagaimana dalam PP No 19/2005 tentang SNP dalam pasal 42 tentang Standar Sarana dan Prasarana disebutkan bahwa setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya.

Selain itu, dituturkan Fikri, guru sebagai pilar penunjang terselenggarannya suatu sistem pendidikan, merupakan salah satu komponen strategis yang juga perlu mendapatkan perhatian oleh negara.

Misalnya dalam hal penempatan guru, sampai sekarang jumlah guru dirasakan oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri masih sangat kurang.

“Kesejahteraan guru merupakan aspek penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam menunjang terciptanya kinerja yang semakin membaik di kalangan pendidik,” jelasnya.

Fikri menuturkan, ketersediaan anggaran yang memadai dalam penyelenggaran pendidikan sangat mempengaruhi keberlangsungan penyelenggaraan tersebut.

“Ketentuan anggaran pendidikan tertuang dalam UU No.20/2003 tentang Sisdiknas dalam pasal 49 tentang Pengalokasian Dana Pendidikan yang menyatakan bahwa Dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” bebernya.

Untuk membenahi pendidikan di Kota Serang, diperlukan kajian bersama yang melibatkan, ahli pendidikan, tokoh masarakat tenaga pendidik, media, Aktivis pendidikan untuk melakukan dialog mencari solusi bersama.

 

Sumber :

https://for-evan.com/pengertian-tentang-kedokteran-tujuan-ilmu-kedokteran-beserta-sejarahnya/

IT Audit dan IT Forensik

  • August 7, 2019

IT Audit dan IT Forensik

IT Audit dan IT Forensik
Secara umum Audit IT adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal. Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer.
Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal dalam EDP. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer. Penggunaan istilah lainnya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan komputer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dapat dilakukan secara manual. Jenis aktivitas ini disebut audit dengan komputer.
Audit IT sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit IT bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality), dan keutuhan (integrity) dari sistem informasi organisasi.

Jenis Audit IT.
1. Sistem dan aplikasi.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi, berdayaguna, dan memiliki kontrol yang cukup baik untuk menjamin keabsahan, kehandalan, tepat waktu, dan keamanan pada input, proses, output pada semua tingkat kegiatan sistem.
2. Fasilitas pemrosesan informasi.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah fasilitas pemrosesan terkendali untuk menjamin ketepatan waktu, ketelitian, dan pemrosesan aplikasi yang efisien dalam keadaan normal dan buruk.
3. Pengembangan sistem.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem yang dikembangkan mencakup kebutuhan obyektif organisasi.
4. Arsitektur perusahaan dan manajemen TI.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah manajemen TI dapat mengembangkan struktur organisasi dan prosedur yang menjamin kontrol dan lingkungan yang berdaya guna untuk pemrosesan informasi.
5. Client/Server, telekomunikasi, intranet, dan ekstranet.
Suatu audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah kontrol-kontrol berfungsi pada client, server, dan jaringan yang menghubungkan client dan server.
Prosedur IT Audit
Mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti bagaimana sistem informasi dikembangkan, dioperasikan, diorganisasikan, serta bagaimana praktek dilaksanakan :
1. Apakah IS melindungi aset institusi: asset protection, availability
2. Apakah integritas data dan sistem diproteksi secara cukup (security,confidentiality )?
3. Apakah operasi sistem efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi, dan lain-lai.
Sedangkan Prosedur forensik yang umum digunakan, antara lain :
a. Membuat copies dari keseluruhan log data, file, dan lain-lain yang dianggap perlu pada suatu media yang terpisah.
b. Membuat copies secara matematis.
c. Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang dikerjakan.
Metodologi Audit IT.
Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit IT tidak berbeda dengan audit pada umumnya, sebagai berikut :
  1. Tahapan Perencanaan, Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien.
  2. Mengidentifikasikan reiko dan kendali, Untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik.
  3. Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti, Melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi, dan review dokumentasi.
  4. Mendokumentasikan.Mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan auditee.
  5. Menyusun laporan. Mencakup tujuan pemeriksaan, sifat, dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan.

Sumber : https://dogetek.co/

CoCoMo – Constructive Cost Model

  • August 7, 2019

CoCoMo – Constructive Cost Model

CoCoMo – Constructive Cost Model

Constructive Cost Model (COCOMO) adalah algoritma estimasi biaya perangkat lunak model yang dikembangkan oleh Barry Boehm. Model ini menggunakan rumus regresi dasar, dengan parameteryang berasal dari data historis dan karakteristik proyek proyek saat ini.

COCOMO pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 Barry Boehm W. s Book ekonomi Softwareengineering sebagai model untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyek-proyekperangkat lunak. Ini menarik pada studi dari 63 proyek di TRW Aerospace mana Barry Boehmadalah Direktur Riset dan Teknologi Perangkat Lunak pada tahun 1981. Penelitian ini memeriksaproyek-proyek ukuran mulai dari 2.000 sampai 100.000 baris kode, dan bahasa pemrograman mulaidari perakitan untuk PL / I. Proyek-proyek ini didasarkan pada model pengembangan perangkat lunak waterfall yang merupakan proses software umum pembangunan di tahun 1981.

Referensi untuk model ini biasanya menyebutnya COCOMO 81. Pada tahun 1997 COCOMO II telahdikembangkan dan akhirnya diterbitkan pada tahun 2000 dalam buku Estimasi Biaya COCOMO IISoftware dengan COCOMO II. adalah penerus dari COCOMO 81 dan lebih cocok untukmengestimasi proyek pengembangan perangkat lunak modern. Hal ini memberikan lebih banyak dukungan untuk proses pengembangan perangkat lunak modern, dan basis data proyek diperbarui.Kebutuhan model baru datang sebagai perangkat lunak teknologi pengembangan pindah dari batch processing mainframe dan malam untuk pengembangan desktop, usabilitas kode dan penggunaankomponen software off-therak. Artikel ini merujuk pada COCOMO 81.

Constructive Cost Model II (COCOMO  II) adalah model yang memungkinkan seseorang untukmemperkirakan biaya, usaha, dan jadwal ketika merencanakan suatu kegiatan pengembangan perangkat lunak baru. COCOMO  II adalah perpanjangan utama terbaru ke  COCOMO asli(COCOMO  81) model diterbitkan pada tahun 1981. Ini terdiri dari tiga submodels, masing-masingmenawarkan satu peningkatan kesetiaan lebih lanjut sepanjang satu adalah dalam perencanaanproyek dan proses desain. Tercantum dalam meningkatkan kesetiaan, submodels ini disebutKomposisi Aplikasi, Desain Awal, dan model Postarsitektur.

COCOMO terdiri dari tiga bentuk hirarki semakin rinci dan akurat. Tingkat pertama, Basic COCOMOadalah baik untuk cepat, order awal, kasar estimasi besarnya biaya perangkat lunak, namunakurasinya terbatas karena kurangnya faktor untuk memperhitungkan perbedaan atribut proyek(Cost Drivers). Intermediate COCOMO mengambil Driver Biaya ini diperhitungkan dan Rinciantambahan COCOMO account untuk pengaruh fase proyek individu.

Basic COCOMO
COCOMO dasar menghitung usaha pengembangan perangkat lunak (dan biaya) sebagai fungsi dari ukuran program. Ukuran program dinyatakan dalam ribuan estimasi baris kode (KLOC)
COCOMO berlaku untuk tiga kelas proyek perangkat lunak:
  1. Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
  2. Proyek sedang (semi-detached mode)Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda.
  3. Proyek terintegrasi (embedded mode)Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat
Intermediate COCOMOs
Intermediate COCOMO menghitung usaha pengembangan perangkat lunak sebagai fungsi ukuranprogram dan sekumpulan cost drivers yang mencakup penilaian subjektif produk, perangkat keras,personil dan atribut proyek. Ekstensi ini mempertimbangkan satu set empat cost driversyang dijabarkan dalam kategori dan subkatagori sebagai berikut :

1. Atribut produk (product attributes)

  • Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan (RELY)
  • Ukuran basis data aplikasi (DATA)
  • Kompleksitas produk (CPLX)

2. Atribut perangkat keras (computer attributes)

  • Waktu eksekusi program ketika dijalankan (TIME)
  • Memori yang dipakai (STOR)
  • Kecepatan mesin virtual (VIRT)
  • Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah (TURN)

3. Atribut sumber daya manusia (personnel attributes)

  • Kemampuan analisis (ACAP)
  • Kemampuan ahli perangkat lunak (PCAP)
  • Pengalaman membuat aplikasi (AEXP)
  • Pengalaman penggunaan mesin virtual (VEXP)
  • Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman (LEXP)

4. Atribut proyek (project attributes)

  • Penggunaan sistem pemrograman modern(MODP)
  • Penggunaan perangkat lunak (TOOL)
  • Jadwal pengembangan yang diperlukan (SCED)

Sumber : https://solopellico3p.com/

Suhu Panas Timur Tengah dan Eropa, Tidak Berimbas di Indonesia

  • August 7, 2019

Suhu Panas Timur Tengah dan Eropa, Tidak Berimbas di Indonesia

Suhu Panas Timur Tengah dan Eropa, Tidak Berimbas di Indonesia

Kominfo – Deputi Bidang Klimatologi Badan Metereologi

Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Herizal dalam siaran persnya Senin (1/7/2019) siang menyebutkan, suhu panas yang dirasakan  di Timur Tengah akibat dari perluasan gelombang panas (heatwave) yang menyerang India dari beberapa minggu lalu.

Gelombang panas menjangkiti mulai dari India

Pakistan, Afghanistan, Turkemistan, Iran dan Saudia Arabia. Suhu permukaan di wilayah-wilaah yang terpapar heatwave tersebut terukur bervariasi antara 34-51 derajat celcius,” ungkap Herizal seraya menambahkan, tidak hanya di negara-negara di Timur Tengah, tetapi di Perancis pun mencatat suhu panasas mencapai Suhu  34 derajat Celcius di Paris dan Lyon.

Beberapa hari terakhir ini, negara-negara di Timur Tengah dan Eropa mengalami suhu udara yang panas atau gelombang panas.  Berdasarkan catatan pengamatan suhu udara permukaan sepanjang Bulan Juni 2019 oleh Stasiun-stasiun pengamatan cuaca di Iraq, Kuwait, dan Arab Saudi yang terkumpul di database Badan Meteorologi Dunia (WMO), suhu maksimum tertinggi tercatat di Stasiun Basrah-Hussein (Iraq) sebesar 50.4 derajat Celcius pada tanggal 10 Juni 2019, di Stasiun Mitribah (Kuwait) tercatat sebesar 51.4 derajat Celcius  pada 10 Juni 2019.

Menurut Herizal, berdasarkan pola klimatologis, wilayah Timur Tengah memang memiliki suhu yang tinggi pada periode Juni, Juli, dan Agustus (JJA). Suhu tinggi pada periode JJA ini akibat  posisi gerak semu tahunan matahari yang berada di wilayah Belahan Bumi Utara.

Kondisi ini pun didukung oleh faktor geografis wilayah tersebut yang terletak pada Lintang 20-30 dan umumnya memiliki iklim gurun karena menjadi lokasi subsidensi (massa udara turun pada sirkulasi global), sehingga memiliki kandungan uap air yang relatif lebih sedikit dibandingkan wilayah pada lintang lain.

Sementara berdasarkan

(Sumber: Data Pengamatan Cuaca Stasiun Al Amara (No WMO 40680), Iraq), kejadian suhu tinggi melebihi 50 derajat celcius cukup sering terjadi di Irak selama kurun waktu 10 tahun terakhir, diantaranya:1. 52,2 derajat Celcius  pada tahun 2016; 2. 52,0 derajat Celcius  pada tahun 2017; 3. 51,5 derajat celcius pada tahun 2018; dan 4. 51,0 derajat Celcius  pada tahun 2011 dan 2012 .

Potensi Dampak terhadap Indonesia

Deputi Bidang Klimatologi memperkirakan, kejadian fenomena suhu tinggi di Timur Tengah diperkirakan tidak berdampak pada wilayah Indonesia. Selain karena sistim sirkulasi udara yang menyebabkan gelombang panas di wilayah Timur Tengah berbeda dan tidak mengarah atau menuju  ke wilayah Indonesia, suhu panas yang mencapai lebih dari 50 derajat celcius juga sangat kecil peluangnya terjadi di wilayah Indonesia.

Berdasarkan Catatan historis suhu maksimum di Indonesia belum pernah mencapai 40 derajat celcius,” tuturnya.

Suhu tertinggi yang pernah tercatat di Indonesia, menurut BMKG, adalah sebesar 39.5 derajat celcius pada tanggal 27 Oktober 2015 di Kota Semarang, Jawa Tengah .

Berdasarkan hasil simulasi proyeksi iklim multi-model menggunakan skenario RCP4.5, pada periode 2020-2030, rata-rata wilayah daratan di Indonesia akan lebih panas 0,2 – 0,3 derajat celcius dibandingkan dengan rata-rata suhu udara pada periode 2005-2015.

Pada periode 2020-2030, wilayah-wilayah yang diproyeksikan akan mengalami kenaikan suhu tertinggi terjadi di sebagian Sumatera Selatan, bagian tengah Papua dan sebagian Papua Barat.

Untuk mengantisipasi suhu udara permukaan yang semakin panas di masa yang akan datang, yang disebabkan oleh fenomena global warming, menurut BMKG, perlu adanya upaya adaptasi dan mitigasi.

“Upaya ini harus dimulai dari kesadaran kita untuk mengurangi hal-hal yang dapat meningkatkan emisi gas-gas rumah kaca ke atmosfer dan membekali diri dengan pengetahuan tentang dampak negatif dari perubahan iklim,” kata Herizal.

Suhu Dingin Dieng

Deputi Bidang Klimatologi memastikan, kejadian gelombang panas dan suhu tinggi di wilaya Iraq, Kuwait dan Arab tidak adanya kaitannya dengan kejadian embun beku dan suhu dingin di Dieng dan Bromo.

Menurut Herizal, fenomena embun beku dan suhu dingin di wilayah Dieng dan Bromo lebih disebabkan oleh variasi musiman suhu di periode musim kemarau yang dipengaruhi angin monsun Australia serta topografi wilayah tersebut.

Disebutkan, pada periode musim kemarau, kurangnya tutupan awan menyebabkan radiasi balik gelombang panjang pada saat malam hari semakin kuat dan lebih banyak dilepas langsung ke atmosfer. Akibatnya, permukaan tanah dan atmosfer bagian bawah lebih cepat mendingin, bahkan hingga dibawah titik beku nol derajat yang menciptakan fenomena embun beku.

Selain itu, faktor elevasi/ketinggian tempat menentukan suhu di tempat tersebut, daerah yang memiliki ketinggian  lebih tinggi akan memiliki suhu lebih dingin dibandingkan dengan daerah yang memiliki ketinggian rendah.

Suhu akan menurun sebesar 0.65 derajat celcius setiap kenaikan elevasi sebesar 100 meter. Oleh karena itu sejumlah daerah yang daerah yang  tinggi, seperti dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah yang terletak pada ketinggian 2093 meter dapat mencapai suhu yang sangat dingin bahkan hingga di bawah 0 derajat celcius,” jelas Herizal.

Stasiun Observasi BMKG

Berdasarkan pengamatan Suhu Minimum Harian oleh Stasiun Observasi BMKG menunjukkan wilayah Ruteng (Satarcik) dan Malang (Tretes) masih mencatat keadaan suhu paling dingin dalam beberapa hari terakhir.

“Pencatatan suhu minimum menunjukkan 10,4 derajat Celcius di Tretes dan 13,8 derajat celcius di Bandara Frans Sales Lega, Ruteng per 27 Juni 2019,” tutur Herizal. 

 

Artikel terkait :

Penerbangan Domestik Murah Tersedia Hari Selasa

Penerbangan Domestik Murah Tersedia Hari Selasa

  • August 7, 2019

Penerbangan Domestik Murah Tersedia Hari Selasa

Penerbangan Domestik Murah Tersedia Hari Selasa

Kominfo

Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai Evaluasi Kebijakan Penurunan Tarif Angkutan Udara yang digelar di kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin (1/7/2019) memutuskan, pemerintah dan pihak terkait dakan menyediakan penerbangan murah rute domestik pada setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, antara pukul 10.00 hingga 14.00 (waktu lokal)

Tarif Batas Atas

“Diberikan diskon 50% dari Tarif Batas Atas (TBA) harga tiket pesawat,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono dalam Konferensi Pers yang digelar usai rapat koordinasi itu.

Biaya penerbangan murah ini, menurut Susiwijono, akan ditanggung bersamaan oleh maskapai, pengelola bandara, penyedia bahan bakar, dan airnav.

“Kami berkomitmen untuk tetap menyediakan penerbangan murah bagi masyarakat. Terkait Jadwal flight dan sharing cost secara spesifik akan dibahas kembali di rakor yang akan datang,” jelas Susiwijono.

Senada dengan Susiwijono, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menegaskan, sharing cost tidak akan mengorbankan sisi safety dari AirNav, maskapai, maupun pengelola bandara.

Rata-Rata Sudah Turun

Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono, sejak diputuskannya rencana penurunan tarif LCC (Low Cost Carrier) pada Rakor tanggal 20 Juni 2019, rata-rata harga tiket pesawat maskapai Lion Air terhadap TBA turun dari 54,2% menjadi 42,7%, atau secara persentase penurunan harga tiketnya mencapai 11%.

Dengan nilai tarif Lion Air yang telah mencapai 42,7% dari TBA dan Air Asia yang mencapai 38,3% dari TBA, dapat disimpulkan bahwa harga tiket pesawat maskapai LCC kelas ekonomi yang melayani penerbangan domestik di Indonesia dapat bergerak dibawah 50% TBA.

Sebagaimana diketahui, kenaikan harga tiket pesawat sejak bulan November 2018 memang mempengaruhi jumlah penumpang angkutan udara domestik. Tercatat, Jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari–Mei 2019 mencapai 29,4 juta orang atau turun 21,33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 37,4 juta orang.

“Jumlah penumpang terbesar tercatat di Soekarno Hatta-Jakarta mencapai 7,2 juta orang atau 24,50 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti Juanda-Surabaya 2,3 juta orang atau 7,94 persen,” terang Susiwijono.

Untuk itu, dalam rakor evaluasi TBA itu Pemerintah bersama seluruh pihak terkait sepakat untuk menjamin ketersediaan penerbangan murah bagi masyarakat, akan disediakan penerbangan murah setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan jam keberangkatan antara pukul 10:00-14:00 (waktu lokal berdasarkan masing – masing bandara).

Turut hadir pada rakor kali ini antara lain

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo; Direktur Niaga  PT Garuda Indonesia (Persero) Pikri Ilham; Direktur Operasi PT Garuda Indonesia (Persero) Bambang Adisurya; Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina (Persero) Basuki Trikora Putra; Managing Director PT Lion Air Group Daniel, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi; Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

 

Sumber : https://symbiantweet.com/

Ekonomi Berisiko Melambat, Tapi Inflasi Terjaga

Ekonomi Berisiko Melambat, Tapi Inflasi Terjaga

  • August 7, 2019

Ekonomi Berisiko Melambat, Tapi Inflasi Terjaga

Ekonomi Berisiko Melambat, Tapi Inflasi Terjaga

Deputi Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi

Deputi Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia IGP Wira Kusuma memprediksi ekonomi domestik tahun 2019 berisiko tumbuh lebih lambat dari prakiraan. Meskipun demikian, menurutnya inflasi masih terjaga dan konsumsi dalam negeri tetap baik.

Pernyataan tersebut disampaikan olehnya dalam acara Sharing Informasi dan Diskusi dengan Kementerian/Lembaga Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Juni 2019 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Menurut Wira Kusuma

Menurut Wira Kusuma beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini adalah adanya perlambatan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dan perdagangan dunia, ditambah dengan adanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan Cina.

Lambatnya pertumbuhan ekonomi domestik ini ditambah dengan investasi yang juga berkurang mengakibatkan defisit neraca transaksi berjalan meningkat.

Meskipun demikian, konsumsi di dalam negeri nilainya tetap baik, nilai tukar stabil, dan inflasi tetap terjaga, bahkan neraca pembayaran nilainya surplus.

Dalam menghadapi kondisi ini, Bank Indonesia menetapkan suku bunga acuan tetap sama seperti sebelumnya yaitu 6 persen, menerapkan kebijakan makroprudensial yang akomodatif, menguatkan kebijakan sistem pembayaran dan pendalaman pasar keuangan, serta mempererat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait.

Atasi Hoaks

Sementara Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko menekankan pentingnya kerja sama semua pihak agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tumbuh di atas 5 persen.

Widjanarko menyinggung maraknya informasi hoaks tentang ekonomi Indonesia dan berharap humas dari kementerian/lembaga mampu menangkal informasi yang tidak benar itu. “Humas bertugas memberikan informasi faktual dan bisa menjawab hoaks,” kata Onny.

Menurut Widjanarko, Bank Indonesia saat ini menghadapi tiga tantangan besar, yaitu beredarnya informasi yang asimetri, adanya sentimen, dan isu hoaks.

Oleh karena itu, Kepala Departemen Komunikasi BI berharap agar kerja sama antar kementerian/lembaga dengan Bank Indonesia dapat terjalin dengan lebih erat. “Sinergi dan koordinasi semakin erat,” katanya.

Acara yang diikuti perwakilan kementeriand an lembaga itu mengupas kondisi ekonomi terkini dari berbagai departemen di Bank Indonesia yaitu Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Departemen Kebijakan Makroprudensial, dan Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran.

Sumber : https://thesrirachacookbook.com/

Pengertian BPH adalah

Pengertian BPH adalah

  • August 5, 2019

Pengertian BPH adalah

Pengertian BPH adalah

A. Pengertian BPH

adalah : pembesaran progresif dan kelenjar prostat (secra umum pada pria lebih dari 50 th) menyebabkan berbagai derajat obstruksi uretal dan pembatasan aliran urinarius.

B. Penyebab BPH

Hingga sekarang masih belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya hiperplasi prostat, tetapi beberapa hipotesis menyebutkan bahwa hiperplasi prostat erat kaitannya dengan peningkatan kadar dehidrostestosteron (DHT) dan proses aging proses (Aging Proses / penenuaan ).
Beberapa hipotesa yang diduga sebagai penyebab timbulnya hiperplasi prostat adalah :
  1. adanya perubahan kesimbangan antara hormon testosteron dan estrogen pada usia lanjut.
  2. Peranan dari Growth Faktor sebagai pemacu pertumbuhan stroma kelenjar prostat.
  3. Meningkatkan lama hidup sel – sel prostat karena berkurangnya sel – sel yang mati.
  4. Teori sel stem menerangkan bahwa terjadi proliferasi abnormal sel stem sehingga menyebabkan produksi sel stroma dan sel epitel kelenjar prostat menjadi berlebihan.

 

Gejala BPH

1. Gejala pada saluran kemih bagian bawah terdiri atas sejak obstruksi dan iritatif yang umumnya meliputi :

  • ingin miksi tapi tidak jadi (Hesistansi).
  • Aliran kemih menjadi lemah, tidak lancar, volume sedikit.
  • Sering miksi di malam hari (nocturia)
  • Masih ada tetesan air kemih setelah miksi (terminal dribbling).
  • Frekuensi miksi bertambah (polakisuria).
  • Adanya perasaan kandung kemih belum kosong semua pada waktu miksi.
  • Perasaan ingin miksi, yang tidak bisa ditahan (urgensi).
  • Kadang – kadang miksi tidak dapat ditahan sama sekali (urgen inkontinensia).
  • Perasaan nyeri pada saat kencing (disuria).
  • Retensi urine.

Untuk menilai tingkat keparahan dari keluhan pada saluran kemih digunakan sistem skoring secara subjektif dapat diisi dan dihitung oleh pasien.

Dari skore 1 – P 35 dapat dikelompokan gejalanya dalam 3 derajat yaitu :
  • Ringan 0 – 7.
  • Sedang 8 – 19.
  • Berat 20 – 35.

Derajat berat obstruksi dapat diukur juga dengan menentukan jumlah sisa urine setelah miksi spontan. Bila sisa urine lebih dari 100 CC biasanya dianggap sebagai batas indikasi BPH.

2 Gejala pada saluran kemih bagian atas
Keluhan akibat penyulit hiperplasia prostat pada saluran bagia atas berupa gejala obstruksi antara lain ; nyeri pinggang, benjolan dipinggang (yang merupakan tanda dari Hydroneprhosis) atau demam yang merupakan tanda dari infeksi atau urosepsis.
3 Gejala diluar saluran kemih.
Tidak jarang pasien berobat kedokter karena mengeluh adanya hernia inguinalis dan hemoroid akibat sering mengejan pada saat meningkatkan tekanan intra abdomen. Selain itu pada pemeriksaan fisik mungkin di dapat buli -– buli yang terisi penuh dan teraba massa kistik di daerah supra simphisis akibat retensi urine. Pada pemeriksaan colok dubur didapatkan konsistensi prostat kenyal seperti mraba ujung hidung, lotus kanan dan kiri simetris dan tidak di dapatkan nodul.
Temuan Baru Pada Situs Candi Batujaya Karawang

Temuan Baru Pada Situs Candi Batujaya Karawang

  • August 5, 2019

Temuan Baru Pada Situs Candi Batujaya Karawang

Temuan Baru Pada Situs Candi Batujaya Karawang

Dari segi kualitas, candi di situs Batujaya tidaklah utuh secara umum sebagaimana layaknya sebagian besar bangunan candi. Bangunan-bangunan candi tersebut ditemukan hanya di bagian kaki atau dasar bangunan, kecuali sisa bangunan di situs Candi Blandongan.

Candi Blandongan

Candi-candi yang sebagian besar masih berada di dalam tanah berbentuk gundukan bukit (juga disebut sebagai unur dalam bahasa Sunda dan bahasa Jawa). Ternyata candi-candi ini tidak memperlihatkan ukuran atau ketinggian bangunan yang sama.

Candi Jiwa

Candi yang ditemukan di situs ini seperti candi Jiwa, struktur bagian atasnya menunjukkan bentuk seperti bunga padma (bunga teratai). Pada bagian tengahnya terdapat denah struktur melingkar yang sepertinya adalah bekas stupa atau lapik patung Buddha. Pada candi ini tidak ditemukan tangga, sehingga wujudnya mirip dengan stupa atau arca Buddha di atas bunga teratai yang sedang berbunga mekar dan terapung di atas air. Bentuk seperti ini adalah unik dan belum pernah ditemukan di Indonesia.

Bangunan candi Jiwa tidak terbuat dari batu, namun dari lempengan-lempengan batu bata.

Menurut keterangan penduduk setempat kata jiwa berasal dari sifat unur (gundukan tanah yang mengandung candi) yang dianggap mempunyai “jiwa”. Karena beberapa kali kambing diikat diatasnya mati. Sehingga tidak ada hubungan dengan Dewa Syiwa.

Kata “jiwa” sangat dekat dengan nama salahsatu nama dewa dalam agaman Hindu yaitu Dewa Syiwa. Perubahan dari “syiwa” menjadi “jiwa” bisa terjadi karena perjalanan waktu, atau karena aksen Sunda. Barangkali kedekatan kata syiwa dan jiwa bisa dijadikan salah satu objek penelitian meskipun agak aneh jika data yang telah didapat bahwa candi Jiwa lebih kepada Budha daripada Hindu. Di Budha tidak ada dewa Syiwa.

Penanggalan

Berdasarkan analisis radiometri Carbon 14 pada artefak-artefak peninggalan di candi Blandongan, salah satu situs percandian Batujaya, diketahui bahwa kronologi paling tua berasal dari abad ke-2 Masehi dan yang paling muda berasal dari abad ke-12.

Di samping pertanggalan absolut di atas ini, pertanggalan relatif berdasarkan bentuk paleografi tulisan beberapa prasasti yang ditemukan di situs ini dan cara analogi dan tipologi temuan-temuan arkeologi lainnya seperti keramik Cina, gerabah, votive tablet, lepa (pleister), hiasan dan arca-arca stucco dan bangunan bata banyak membantu.

Implikasi penemuan situs Batujaya ini sangat penting bagi perkembangan kepurbakalaan Indonesia, Jawa khususnya. Situs di pinggir Citarum ini menunjukkan bahwa masyarakat purbakala Indonesia telah cukup terorganisasi dan siap untuk meningkatkan peradaban. Keberadaan Candi Batujaya meruntuhkan mitos bahwa di Jawa Barat tidak ada candi lain selain Candi Cangkuang (candi Syiwa) di Leles Garut. Candi Batujaya justru adalah candi yang paling tua di tanah Jawa yang berasal dari abad ke-4 atau ke-5. Juga, Candi Batujaya ini meruntuhkan mitos bahwa candi-candi yang berumur lebih mudalah yang dibangun dari bata merah setelah candi yang lebih tua dibangun dari batuan gunung (andesitik) (model candi Jawa Tengah ke Jawa Timur).

 

Artikel terkait :