161 SMP di Kota Bekasi Siap Laksanakan UNBK

  • February 5, 2020

161 SMP di Kota Bekasi Siap Laksanakan UNBK

161 SMP di Kota Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah menegah pertama (SMP) negeri dan swasta akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer

(UNBK) April mendatang. Tercatat ada 33 SMP negeri (SMPN) yang akan bekerjasama  dengan SMA negeri (SMAN) dan swasta untuk melaksanakan UNBK.

“Sebenarnya tidak ada keharusan dari Kementerian Pendidikan mengikuti UNBK untuk tahun ini. Bagi sekolah yang mampu silakan. Tapi yang tidak dan belum mampu jangan dipaksakan,” kata UU SaiFul Mikdar, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi kepada Reaksi di ruang kerjanya, Rabu (24/1/2018).

“Hanya saja, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menginginkan 75 persen sekolah di Kota Bekasi mengikuti UNBK

. Dan untuk sekolah negeri 100 persn ikut UNBK,” tambahnya.

UU sapaannya menambahkan, dari 43 SMPN, baru 10 sekolah yang dapat melaksanakan UNBK mandiri, sementara sisanya masih bekerjasama dengan SMAN dan di SMA swasta, SMK negeri dan swasta. Kalau untuk sekolah swasta di Kota Bekasi sudah semuanya melaksanakan UNBK secara mandiri,” ujarnya.

Ia menjelaksn, terkait biaya-biaya yang timbul yang dimintakan ke pihak SMPN untuk dibantu, seperti biaya kebersihan, keamanan, listrik, air, internet, maintenance, operator dan teknisi, dan beberapa biaya lainnya.

Dari hasil rapat dengan Kadisdik Kota Bekasi HM Ali Fauzie mengatakan bahwa terkait sewa-menyewa

ruang dan sarana UNBK belum final. Itu, adalah alternatif terakhir. “Untuk itu, Disdik sedang mempercepat pengadaan komputer untuk UNBK,” jelas UU.

Masih kata UU, Kadisdik mengharap, di bulan dua atau tiga nanti belanja komputer dapat direalisasikan.

“Ini sedang kita dorong agar prosesnya dipercepat. Tapi, seandainya tidak terkejar di bulan April nanti semua pihak diharap saling membantu dan tidak memberatkan. Dan SMPN juga harus cepat menganggarkan kebutuhan mereka jika seandainya mereka harus menumpang di sekolah lain,” ucapnya.

“Kita semua berharap, kebutuhan komputer dapat diatasi oleh Disdik sehingga UNBK dapat sukses di 100 persen SMPN,” harapnya.

Lain halnya tanggapan salah satu kepala SMPN yang tidak mau disebut namanya. Keharusan mengikuti UNBK menimbulkan permasalahan baru buat sekolah.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/

Riska

E-mail : admin@7-ksa.net