Wow! Walikota Padang Kunjungi Siswa ‘Si Pejuang Subuh’ dan Berikan Bingkisan di Sekolahnya

  • October 18, 2019

Wow! Walikota Padang Kunjungi Siswa ‘Si Pejuang Subuh’ dan Berikan Bingkisan di Sekolahnya

Wow! Walikota Padang Kunjungi Siswa ‘Si Pejuang Subuh’ dan Berikan Bingkisan di Sekolahnya

Walikota Padang Mahyeldi Dt. Marajo secara khusus mengunjungi salah seorang siswa di SMP Negeri 1 Padang

, Senin (11/1). Kunjungan Walikota yang tidak diberitahukan sebelumnya, sempat mengejutkan para guru dan siswa di sekolah tersebut. Tiba-tiba saja orang nomor satu Kota Padang itu memasuki ruang kelas VIII dan menanyakan seorang siswa bernama Farhan.

Ternyata, kunjungan mendadak Walikota menemui siswa bernama lengkap Muhammad Farhan Mendra tersebut tidak lain untuk memberikan bingkisan. Pasalnya, remaja yang tinggal di Komplek Kehutanan Kampung Kalawi, Kuranji itu dinilai selalu istiqamah menjalankan shalat subuh berjamaah di masjid lingkungan tempat tinggalnya. Farhan juga diberi julukan “Pejuang Subuh” oleh Walikota sebagai suatu apresiasi.

Walikota menjelaskan kepada guru-guru yang sempat mengiringi Walikota serta kepada siswa di kelas itu

, kunjungan ini sengaja dilakukan guna menyampaikan apresiasi kepada Farhan, sekaligus memberikan motivasi bagi siswa yang lain dalam rangka menyemarakan subuh. “Sesuai gerakan semarak subuh dan shalat subuh berjamaah yang telah dicanangkan pada 1 Muharram 1436 hijriyah yang lalu, kita sudah janjikan, bagi anak sekolah semua tingkatan yang melaksanakan shalat subuh berjamaah rutin minimal 40 hari berturut-turut akan diberi hadiah,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan, Farhan merupakan salah seorang anak yang patut dicontoh karena istiqamah melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid dekat tempat tinggalnya. “Saya ingin anak-anak semua istiqamah seperti Farhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pantauan terhadap siswa-siswa di masjid-masjid dan mushala dilakukan melalui tim dari PNS Pemko Padang di lingkungan masing-masing. “Jadi kita punya tim yang selalu memonitor di masjid-masjid. Jika berdasarkan penilaian dan hasil klarifikasi di lapangan, siswa ini selalu berjamaah di masjid saat shalat subuh, maka dia berhak mendapatkan apresiasi berupa bingkisan seperti sekarang,” imbuh Mahyeldi.

Kepada wartawan, Mahyeldi menyebutkan, ia ingin masyarakat Kota Padang mengawali kegiatan

dalam keseharian didahului dengan melaksanakan shalat subuh. “Kita ingin pelaksanaan shalat subuh lebih ramai dari shalat jumat. Karena shalat subuh merupakan shalat fardhu dan memiliki beberapa keutamaan. Bila kita dapat meraih keutamaan itu, Insyaallah, keberkahan akan dilimpahkan terhadap kita,” jelas Walikota yang juga seoarang ulama itu.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Padang Al Amin mengatakan, sejak pencanangan gerakan semarak subuh dan shalat subuh berjamaah, pihaknya melakukan monitoring di masjid-masjid dengan membentuk tim yang bisa dibilang dirahasiakan. “Hasilnya, kita sudah mendapati 30 orang anak yang konsisten shalat subuh berjamaah di masjid berturut-turut 40 hari. Kemudian ada 75 orang lagi yang dalam waktu dekat juga akan kita berikan hadiah,” sebutnya.

Adapun, syarat berturut-turut yang diterapkan bagi anak laki-laki tentu berbeda dengan anak perempuan. Al Amin menjelaskan, bagi anak perempuan bisa dikurangi dengan masa haids dalam rentang 40 hari tersebut.

 

Baca Juga :

Kabar Gembira, Alumni SMA 4 Padang Berikan Award Bagi Siswa dan Guru Berprestasi

  • October 18, 2019

Kabar Gembira, Alumni SMA 4 Padang Berikan Award Bagi Siswa dan Guru Berprestasi

Kabar Gembira, Alumni SMA 4 Padang Berikan Award Bagi Siswa dan Guru Berprestasi

Alumni SMA 4 Padang berencana menggelar reuni akbar di salah satu cafe di Kota Padang

, Minggu (27/12/2015). Selain malapeh taragak jo kawan samo gadang, agenda utama dari reuni akbar memberikan award kepada siswa maupun guru SMA 4 yang berprestasi.

Ketua Alumni SMA 4 yang juga penggagas acara Zulkifli AR mengatakan, kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan alumni. Disebutkan pria berpangkat Komisaris Besar Polisi ini, adapun penggagas pemberian award ini digagas alumni 84 SMA 4 Padang.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap almamaternya.

Acara ini sekaligus memupuk kekeluargaan sesama alumni. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB,” kata Zulkifli, Jumat (25/12/2015).

Menurut Zulkifli, acara pemberian award kepada siswa dan guru berprestasi merupakan bentuk apresiasi alumni terhadap mereka yang telah membesarkan nama sekolah. Pemberian award nantinya diberikan kepada siswa yang punya prestasi di bidang pendidikan, olahraga dan sains. Khusus untuk siswa berprestasi, sebut Zulkifli, sedikitnya 40-60 siswa yang akan diundang.

Seperti diketahui, kepala sekolah berprestasi untuk Kota Padang tahun 2015 adalah Yenni Putri yaitu Kepsek SMA 11 Padang yang kebetulan alumni SMA 4. Disampaikan Zulkifli, Yenni meraih guru terbaik untuk Kota Padang dan Sumbar. Sementara untuk tingkat nasional Yenni terpilih guru terbaik 4.

“Sebagai alumni kami bangga atas prestasi yang diraih kawan kami. Dan, tentunya tidak salah kita

memberikan penghargaan kepada dia. Begitu juga bagi siswa SMA 4 Padang yang berprestasi,” tegas Zulkifli.

Undang menghadiri reuni akbar ini sudah disampaikan secara terbuka dan melalui perwakilan angkatan. Undangan juga disampaikan melalui media massa lewat pemberitaan

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/28sbRg7D0pN0iLZ

Info…Ada Lowongan Jadi Kepsek dan Guru Untuk Sekolah Keberbakatan Olahraga

  • October 18, 2019

Info…Ada Lowongan Jadi Kepsek dan Guru Untuk Sekolah Keberbakatan Olahraga

Info…Ada Lowongan Jadi Kepsek dan Guru Untuk Sekolah Keberbakatan Olahraga

Para sarjana lulusan kependidikan, ini ada lowongan jadi guru. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Sumbar memberikan kesempatan bagi guru-guru untuk berkarir di Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO). Ada puluhan lowongan guru yang diterima serta satu posisi jabatan sebagai kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Syamsurizal, didampingi Kepala Bidang PKPLK Johny Nurdi, Jumat, 27 November 2015, di Padang mengatakan, sejak dibukanya lowongan guru dan kepsek di SKO, hingga kini baru 15 orang yang mendaftar.

“Kita memang tetap meminta guru-guru yang telah berpengalaman dan pegawai negeri sipil (PNS). Mereka akan kita jadikan PNS Pemprov Sumbar,” sebut Syamsulrizal.

Bagi guru atau wakil kepala sekolah yang berminat untuk mendapatkan pengalaman baru

, dapat mendaftarkan diri ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar. Pendaftaran paling lambat pada 1 Desember 2015.

Lamaran ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Jalan Sudirman No.52 Padang. Atau cukup mengirimkan melali email: [email protected] Lamaran pada Hari Sabtu juga bisa dilayani hingga siang. Sementara yang megirim lewat email juga bisa.

Formasi dan Syarat

Kepala Bidang PKPLK Johny Nurdin mengatakan, untuk kepala sekolah harus memenuhi persyaratan, minimal S2, berpengalaman sebagai kepala sekolah, atau wakil kepala sekolah. Usia maksimal 45 tahun laki/perempuan, menyukai olahraga.

Khusus untuk guru ada 19 posisi yang akan diisi, yakni, guru bahasa Indonesia (S2), bahasa Inggris (S2), matematika, (S1), Fisika (S1), Biologi, (s1), kimia (s1), ekonomi (s1), sejarah (s1), PKN, (s1), geografi (s1), sosiologi (s1), antropologi (s1), olahraga (s1), agama (s1), bimbingan konseling (s1), seni budaya (s1), prakarya (s1) dan guru bahasa asing (Arab dan ITI).

“Khusus untuk guru diutamakan yang telah mengajar di SMA, umur maksimal 35 tahun,” ujarnya.

Selain itu, juga dibutuhkan tenaga yang biasa mengelola tata usaha (KTU) satu orang,

keuangan satu orang dan administrasi satu orang. Semua persyaratan administrasi termasuk surat rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota, dikirimkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar.

Proses seleksinya akan berlangsung pada tanggal 1 Desember 2015 untuk tes tertulis. Kemudian psikotes dan tertulis pada tanggal 5 sampai Desember 2015. Pengumuman disesuaikan dengan jadwal.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/9a5esma78U6Qw

Visual Foxpro 6.0

  • October 18, 2019

Visual Foxpro 6.0

Visual Foxpro 6.0

Pada tahun 1984, Fox Software memperkenalkan FoxBase untuk menyaingi dBase II Ashton-Tate. Pada saat itu FoxBase hanyalah perangkat lunak kecil yang berisi bahasa pemrograman dan mesin pengolah data. FoxPro memperkenalkan GUI (Graphical Unit Interface) pada tahun 1989. FoxPro berkembang menjadi Visul FoxPro pada tahun 1995. kemampuan pemrogrman prosural tetap dipertahankan dan dilengkapi dengan pemrograman berorietasi objek. Visual FoxPro 6.0 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan produk desktop dan client/server lain dan juga dapat membangun aplikasi yang berbasis Web. Dengan adanya Visual Studio, FoxPro menjadi anggotanya. Sasaran utama Visual Studio adalah menyediakan alat bantu pemrogrman dan database untuk mengembangka perangkat lunak yang memenuhi tuntutan zaman.

Model data yang digunakan Visual FoxPro yaitu model relasional. Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah di pahami oleh pengguna, serta merupakan paling popular saat ini. Model ini menggunakan sekumpulan table berdimensi dua (yang disebut relasi atau table), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut. Relasi dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kemubajiran data dan mengunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain.

Baca Juga :

Microsoft SQL server 2000

  • October 18, 2019

Microsoft SQL server 2000

Microsoft SQL server 2000

Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat lunak relational database management system (RDBMS) yang didesain untuk melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas. Microsoft SQL Server 2000 merupakan produk andalan Microsoft untuk database server. Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam pengoperasiannya membuat RDBMS ini menjadi pilihan para database administrator.

DBMS merupakan suatu system perangkat lunak untuk memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan mamanipulasi data yang ada. Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar table. RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

Pengguna Firebird

  • October 18, 2019

Pengguna Firebird

Pengguna Firebird

Open source DBMS ini dimotori oleh para developer Interbase 6.x open-source. Jika pernah menggunakan produk-produk RDBMS, seperti Ms-SQL Server, Oracle, DB2, Informix, dan lain-lain, kita tidak akan kesulitan dalam mengenal Firebird. Mengapa Firebird? banyak orang menggunakan produk RDBMS yang sudah populer, dan harganya pun sangat mahal, sehingga banyak yang ingin belajar harus mencari versi ‘bajakan’ dari produk tersebut untuk bisa belajar. Alasannya sederhana, ingin belajar RDBMS berkelas enterprise tetapi tidak usah membayar.

Kalangan-kalangan seperti inilah yang seringkali memanfaatkan Firebird. Produk ini gratis dan berkelas enterprise. Selain itu Firebird juga digunakan para pelaku bisnis, mereka ingin solusi sistem informasi berskala besar (enterprise), namun mereka juga ingin menghindari harga yang sangat mahal dan biaya maintenance yang juga sangat mahal. Produk ini mampu bersaing dengan produk-produk berkelas seperti Ms-SQL Server atau Oracle sekalipun, dalam segala hal fitur, kecepatan, performa, apapun anda menamakannya, Firebird benar-benar bisa dibandingkan,dan yang lebih penting Firebird is totally Free.

Kalau memang Firebird Hebat, berkelas, dan gratis, mengapa Firebird kurang populer saat ini? jawabannya sederhana, Firebird mempunyai developer yang tangguh, support yang tangguh, tetapi Firebird tidak mempunyai marketing yang tangguh.

Sumber : https://usgsprojects.org/

Ombudsman Sumbar Nilai Pemecatan Dosen Bercadar dari IAIN Bukittinggi Perlu Dikaji Ulang

  • October 12, 2019

Ombudsman Sumbar Nilai Pemecatan Dosen Bercadar dari IAIN Bukittinggi Perlu Dikaji Ulang

Ombudsman Sumbar Nilai Pemecatan Dosen Bercadar dari IAIN Bukittinggi Perlu Dikaji Ulang

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatra Barat menyarankan kepada Hayati Syafri,

mantan dosen di IAIN Bukittinggi, untuk melapor perihal pemecatannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Agama RI, dengan alasan melanggar disiplin pegawai.

Dikutip dari CendanaNews.com, Plt Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatra Barat, Adel Wahidi, mengatakan, perihal pemecatan Hayati Syafri memiliki keterkaitan dengan persoalan sanksi yang diterimanya dari pihak IAIN Bukittinggi, tentang menggunakan cadar di lingkungan kampus, karena dinilai melanggar kode etik dosen.

“Pemecatan ini berlandaskan atas tidak masuk kerjanya Hayati selama 67 hari kerja sepanjang 2017.

Namun Ombudsman melihat, pemecatan itu ada keterkaitan dengan sanksi sebelumnya yang diterima oleh Hayati,” kata Adel, Rabu (27/2/2019).

Adel menjelaskan, keterkaitan dua perihal yang diterima oleh Hayati itu, karena melihat dari rentang waktu antara tahun yang dinilai 67 hari Hayati tidak masuk kerja, dengan tahun Hayati mendapatkan sanski dari IAIN Bukittinggi, terbilang pelik.

Dalam surat pemecatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI, menyebutkan Hayati tidak masuk kerja selama 67 hari pada 2017, hal itu dinyatakan melanggar disiplin pegawai.

 

Seharusnya, bila Hayati dinilai telah melanggar disiplin pegawai pada tahun 2017,

mestinya tahun 2018 adalah waktu yang terbilang masuk akal untuk menerima pemecatan dari Kementerian Agama RI, bukan pada 2019 ini.

“Dulu pada 2018, Hayati telah menyampaikan laporannya ke Ombudsman perihal dugaan penyelewengan administrasi oleh pihak IAIN Bukittinggi, yang membuatnya menerima sanksi tidak diberi jam mengajar. Sehingga waktu itu, Ombudsman pun menindaklanjuti laporan tersebut dan telah memanggil Hayati beserta pihak kampus, dan hasilnya pun kita peroleh,” ucap Adel.

Hasil yang diperoleh, bahwa ada dugaan salah prosedur administrasi yang dilakukan oleh IAIN Bukittingi, terkait kode etik dosen, terutama tentang larangan bercadar.

Persoalan ini pun terus berlanjut hingga dilakukannya pemanggilan Hayati ke Ombudsman, untuk dimintai keterangan serta bukti-bukti dalam bentuk surat-surat, dan dilanjuti dengan pemanggilan pihak IAIN Bukittinggi.

 

Baca Juga :

 

 

Temui Kiai Maimoen Zubair di Semarang, UAS Dapat Wejangan Khusus

  • October 12, 2019

Temui Kiai Maimoen Zubair di Semarang, UAS Dapat Wejangan Khusus

Temui Kiai Maimoen Zubair di Semarang, UAS Dapat Wejangan Khusus

Ulama kondang asal Riau, Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS pada Sabtu (9/2/2019) pagi menemui Pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang Rembah, KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Kunjungan UAS pada Mbah Moen didampingi pengasuh Ma’had Al-Jami’ah Walisongo

Semarang, KH Fadlolan Musyaffa.

Pertemuan di Rumah Dinas tersebut karena putra Mbah Moen, yakni Taj Yasin atau Gus Yasin menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Menurut keterangan KH Fadlolan Musyaffa dalam akun Facebook-nya, pertemuan antara UAS dengan Mbah Moen berlangsung sekitar satu jam.

UAS mendapatkan ‘wejangan’ dari Mbah Moen mengenai perjalanan dakwah yang harus menghargai perbedaan.

Berikut penjelasan pengasuh Ma’had Al-Jami’ah Walisongo Semarang, KH Fadlolan Musyaffa tersebut:

Alhamdulillah Hadlrotus Syekh Maimoen Zubair, menerima silaturrahmi Syekh Abdus Samad (dulu UAS), satu jam diberikan manhaj metode ilmu tuwo dalam mengarungi perjalanan dakwah yg harus menghargai perbedaan.

Perbedaan itu sunnatulloh, taqdir Allah yg pasti terjadi, makanya kita harus iman pada taqdir

. Para ulama dahulu arif dan bijaksana dalam berdakwah seperti Wali Songo yg datang dari Arab masuk Indonesia, di mulai dari Aceh, Medan, Palembang, ya termasuk Riau, lalu masuk Jawa.

Syekh Maimoen, seakan memberikan maping peta dan kesabaran menitih karir dai yg rahmatan lil alamin. Termasuk iman taqdir adalah bersyukur pada Belanda yg menjajah kita. Barang siapa tidak bersyukur kepada Belanda maka tidak bersyukur kepada Allah.

Allah menaqdirkan Belanda menjajah kita, dari situ kita bangkit merdeka, dan diberi tinggalan

adanya hukum, sehingga kita menjadi aman layaknya negara yg berdaulat. Afrika, Arab dulu ada zaman perbudakan, lalu bangkit merdeka, Allah lah yg mengangkat derajat mereka. Inilah taqdir Allah.

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/GoogleWebmasterTools

Terbitkan Buku ke-5, Komaryatin Ajak Pensiunan ‘Tetap Kaya dan Bahagia di Usia Senja’

  • October 12, 2019

Terbitkan Buku ke-5, Komaryatin Ajak Pensiunan ‘Tetap Kaya dan Bahagia di Usia Senja’

Terbitkan Buku ke-5, Komaryatin Ajak Pensiunan ‘Tetap Kaya dan Bahagia di Usia Senja’

Komaryatin, wanita paruh baya asal Jawa Tengah yang sudah menetap bertahun-tahun

di Kabupaten Siak, Riau, yang juga mantan kepala Sekola Menengah Umum (SMU) di Dayun Siak kembali meluncurkan buku.

Buku berjudul “Tetap Kaya dan bahagia di usia senja” adalah hasil karya ke-5 dari Komaryatin, S.Pd.

Buku kelima Komaryatin sedikit berbeda dengan buku-buku cetakan sebelumnya yang ia tulis. Kali ini Komaryatin tak lagi menulis kegalauan hatinya, tapi lebih memberi motivasi ke pembacanya.

“Tetap Kaya dan bahagia di usia senja”, merupakan buku yang berisi berbagai unek-unek,

motivasi dan wejangan. Buku setebal 130 halaman ini telah resmi diterbitkan Nuansa Cendekia, Bandung Jawa Barat, Cetakan Pertama, Februari 2019.

Menurut Komaryatin atau yang biasa dipangil Bu Kom ini, pengertian kaya dalam judul bukunya ini bukan bersifat kebendaan atau materi, tetapi lebih pada sikap kaya batin didalam menjalani kehidupan diusia yang tidak muda lagi.

“Buku ini dicetak disaat saya sudash pensiun. Jadi kaya yang maksud adalah kaya pengalaman dan kaya rasa,” ujar Komaryatin kepada GoNews.co Senin (4/2/2019).

Adapun bahagia disini menurutnya, adalah mengarah kepada ketenagan batin.

“Saya selalu berbicara dan bersikap serta berpenampilan apa adanya, saya selalu berusaha menjadi diri sendiri. Selain itu pada saat saya memasuki usia pensiun ketiga anak saya Alhamdulillah sudah menyelesaikan kuliah dan bekerja, jadi saya tidak memikirkan lagi urusan pendidikan ketiga anak saya,” tandasnya.

Bahagia menurutnya, ketia ia juga dikaruniai kesehatan yang cukup bagus dan berusaha membuat antara urusan dunia dengan akhirat seimbang.

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/fbadstutorials

faktor yang Mempengaruhi Sistem Kompensasi

  • October 10, 2019

faktor yang Mempengaruhi Sistem Kompensasi

faktor yang Mempengaruhi Sistem Kompensasi

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sistem Kompensasi
Menurut Simamora (2003 : 438), sistem pemberian kompensasi oleh organisasi kepada pekerjanya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor ini merupakan tantangan setiap organisasi untuk menentukan kebijaksanaan kompensasi untuk pekerjanya. Faktor faktor tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Produktivitas
Organisasi apa pun berkeinginan untuk memperoleh keuntungan. Keuntungan ini dapat berupa material, maupun keuntungan non material. Untuk itu maka organisasi harus mempertimbangkan produktivitas pekerjaanya dalam kontribusinya terhadap keuntungan
organisasi tersebut. Dari itu organisasi tidak akan membayar atau memberikan kompensasi melebihi kontribusi kepada organisasi melalui produktivitas mereka.
2. Kemampuan untuk membayar
Pemberian kompensasi akan tergantung kepada kemampuan organisasi itu untuk membayar. Organisasi apa pun tidak akan membayar pekerjanya sebagai kompensasi, melebihi kemampuannya. Sebab kalau tidak, organisasi itu akan gulung tikar.
3. Kesediaan untuk membayar
Kesediaan untuk membayar akan berpengaruh terhadap kebijaksanaan pemberian kompensasi kepada pekerjanya. Banyak organisasi yang mampu memberikan kompensasi yang tinggi, tetapi belum tentu mereka mau atau bersedia untuk memberikan kompensasi yang memadai.
4. Penawaran dan permintaan tenaga kerja
Banyak sedikitnya tenaga kerja di pasaran kerja akan mempengaruhi sistem pemberian kompensasi. Bagi pekerja yang kemampuannya sangat banyak terdapat di pasaran kerja, mereka akan diberikan kompensasi lebih rendah daripada pekerja yang kemampuannya langka di pasaran kerja.
5. Serikat Pekerja
Dengan adanya organisasi-organisasi pekerja akan mempengaruhi kebijakan pemberian kompensasi. Organisasi pekerja ini biasanya memperjuangkan para anggotanya untuk memperoleh kompensasi yang sepadan. Apabila ada organisasi yang memberikan kompensasi yang tidak sepadan, maka organisasi pekerja ini akan menuntut.
6. Berbagai peraturan dan perundang-undangan
Dengan semakin baik sistem pemerintahan, maka makin baik pula sistem perundang-undangan, termasuk di bidang perburuhan (pekerja). Berbagai peraturan dan perundangan ini jelas akan mempengaruhi sistem pemberian kompensasi pekerja oleh setiap organisasi, baik pemerintah maupun swasta.

Baca Juga :