IGTV Kini Mendukung Format Video Landscape

  • February 17, 2020

IGTV Kini Mendukung Format Video Landscape

 

Beberapa minggu belakangan ini Meizu telah menggoda banyak pecinta gadget lewat Meizu 16Xs. Ya! Smartphone ini sendiri baru akan diluncurkan pada tanggal 30 Mei 2019. Nah! Godaan terbaru yang kembali dipertontonkan oleh Meizu adalah dukungan kamera yang ada pada Meizu 16Xs.

Menariknya, meski sudah sedikit diperlihatkan lewat sejumlah poster yang dibagikan,

dukungan kamera yang ada pada Meizu 16Xs masih mengandung teka-teki. Ya! Apakah Meizu 16Xs akan punya kamera 48 MP seperti Redmi Note 7, atau pengaturan tiga kamera seperti OnePlus 7 Pro?

Seperti yang kita tahu, kedua opsi ini memang sedang populer di industri smartphone. Tak sedikit pabrikan smartphone yang mulai membuat perangkat dengan dukungan tiga kamera atau menyematkan opsi menarik lainnya, yakni dukungan kamera 48 MP.

Namun dari spesifikasi bocoran sebelumnya, Meizu 16Xs disebut-sebut akan mengadopsi kedua

opsi tersebut, yakni punya tiga kamera belakang dan dukungan kamera 48 MP. Ya! Konfigurasi keseluruhannya adalah 48 MP + 5 MP + 8 MP.

Punya dukungan kamera seperti itu, ini mengindikasikan bahwa Meizu 16Xs

akan berhadapan dengan Redmi Note 7. Apalagi, smartphone besutan Meizu tersebut kabarnya juga akan ditenagai baterai berkapasitas jumbo, yakni 4.000 mAh.

 

Baca Juga :

Punya Acara 6 Juni 2019, HMD Global Rilis Nokia 6.2?

  • February 17, 2020

Punya Acara 6 Juni 2019, HMD Global Rilis Nokia 6.2?

Punya Acara 6 Juni 2019, HMD Global Rilis Nokia 6.2

HMD Global, selaku pabrikan smartphone yang kini memegang brand Nokia punya dua acara berbeda pada tanggal 6 Juni 2019. Acara pertama adalah peluncuran Nokia 9 PureView di pasar India. Sementara acara kedua adalah peluncuran produk terbaru di Milan, Italia.

Ya! Undangan untuk acara di Milan sudah disebar oleh HMD dan lewat akun Twitter resmi miliknya,

mereka juga telah merilis teaser perdana. Sayangnya, tidak ada petunjuk yang menyebutkan mengenai perangkat yang akan diluncurkan, meskipun sepertinya dukungan kamera akan jadi nilai jualnya.

Spekulasi yang beredar, HMD akan mengumumkan Nokia 6.2 atau Nokia 5.2. Ya! Smartphone pertama yang disebutkan

, yakni Nokia 6.2 memang sedikit terlambat kehadirannya untuk menjadi penerus pendahulunya. Diharapkan smartphone ini hadir dengan desain layar punch-hole seperti Nokia X71.

See things in a new light on 06 June 2019. 😎 Stay tuned to #GetAhead in life.

— Nokia Mobile (@NokiaMobile) May 30, 2019

Seharusnya, smartphone ini juga memiliki kamera belakang ganda dan pemindai sidik jari yang dipasang di belakang

. Namun, daripada Snapdragon 660, Nokia 6.2 diharapkan akan datang ditenagai oleh chipset Snapdragon 632, seperti yang ditemui di Moto G7 dan Redmi 7.

 

Sumber :

https://rhydianroberts.com/

Video Promosi Ini Pamerkan Keunggulan Redmi K20 Pro

  • February 17, 2020

Video Promosi Ini Pamerkan Keunggulan Redmi K20 Pro

Video Promosi Ini Pamerkan Keunggulan Redmi K20 Pro

Redmi secara resmi telah memperkenalkan smartphone unggulan terbarunya, Redmi K20 Pro. Menyusul peluncuran smartphone tersebut, Redmi pun telah berbagi sebuah video yang menyajikan beberapa keunggulan dari Redmi K20 Pro.

Menariknya, Redmi mampu menyajikan semua keunggulan yang ada di dalam smartphone

tersebut lewat video berdurasi satu menit. Ya! Bisa dibilang, inilah smartphone andalan pertama dari Redmi dan yang menarik, smartphone ini digadang-gadang mampu bersaing dengan Xiaomi Mi 9 dalam beberapa aspek.

Video yang disajikan pun mencakup semua hal penting yang ada di dalam tubuh smartphone ini. Pertama adalah dukungan chipset Snapdragon 855. Tak kalah menarik, Redmi juga menyebutkan bahwa Redmi K20 Pro telah dibekali dengan Game Turbo 2.0.

Selain itu, smartphone ini juga sudah diperkaya dengan dukungan kamera 48 MP dan kamera selfie pop-up 20 MP. Berkat dukungan revolusi kamera depan yang disematkan, pengguna pun bisa lebih leluasa menikmati layar Super AMOLED tanpa poni.

Lantas, apa daya tarik lainnya dari Redmi K20 Pro ini? Video tersebut juga menunjukkan

bahwa Redmi K20 Pro telah dilengkapi dengan baterai jumbo, yakni berkapasitas 4.000 mAh. Tidak ketinggalan, Redmi juga telah menyisipkan pengisian cepat 27W dengan dukungan Quick Charge 4.0+.

Redmi bahkan turut memamerkan bahwa Redmi K20 Pro masih dilengkapi port jack audio 3.5mm,

yang sebelumnya telah hilang pada Mi 9. Ya! Itulah beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh Redmi K20 Pro dalam video berdurasi satu menit.

 

Sumber :

https://viewsflow.com/

Seribu Siswa SMA/MA Ikuti Seleksi OSN Kota Yogyakarta

  • February 8, 2020

Seribu Siswa SMA/MA Ikuti Seleksi OSN Kota Yogyakarta

Seribu Siswa SMA MA Ikuti Seleksi OSN Kota Yogyakarta

Rangkaian pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 sudah dimulai.

Hari ini, Kamis (18/2) Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menggelar seleksi OSN SMA/MA tingkat Kota Yogyakarta. Bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, seleksi ini diikuti oleh 1.005 peserta dari seluruh SMA maupun MA di Kota Yogyakarta.

“Diikuti oleh 1.005 peserta SMA dan Madrasah,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Suhartati di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kepada Edupost.ID.

Dikatakan, keseluruhan peserta terbagi ke dalam sembilan bidang. Bidang-bidang itu

adalah Matematika, Fisika, Kimia, Komputer, Eknonomi, Geografi, Astronomi, Kebumian, dan Biologi. Seleksi hari ini, menurut Suhartati, dilakukan dengan seleksi tertulis. Seluruh peserta dibagi dalam ruang, untuk mengerjakan soal tertulis.

Seluruh lembar jawab peserta kemudian dibawa ke Dinas Dikpora DIY untuk dilakukan penilaian. “Proses selanjutnya, seluruh lembar jawab dibawa ke provinsi untuk dinilai. Provinsi yang menentukan daftar peserta yang berhak mewakili Kota Yogyakarta pada seleksi OSN tingkat provinsi.

Penentuan peserta yang berhak melaju ke provinsi, menurut Suhartati, didasarkan

pada passing grade tertentu yang ditentukan oleh Dinas Dikpora DIY. Namun, Suhartati mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa standar nilai yang dibuat Dinas Dikpora DIY.

Disdik Kota Yogyakarta, menurut Suhartati, akan membuat program pendampingan khusus kepada seluruh peserta OSN yang mewakili Kota Yogyakarta pada seleksi tingkat provinsi. Namun, hingga kini pihaknya belum bisa menentukan jadwal pastinya. Pihaknya masih menunggu penguman resmi memgenai nama- nama yang lolos seleksi tingkat Kota.

Baca Juga :

UAMBN pada Hari Kedua di DIY Muncul Permasalahan Teknis

  • February 8, 2020

UAMBN pada Hari Kedua di DIY Muncul Permasalahan Teknis

UAMBN pada Hari Kedua di DIY Muncul Permasalahan Teknis

Terhitung sejak Senin (14/3) seluruh siswa Madrasah Aliyah

(MA) melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). Namun, pada hari kedua pelaksanaan UAMBN, muncul permasalahan teknis.

Waka Kurikulum MAN Pakem, Ahmad Mustakim mengatakan

, untuk ujian hari kedua ditemukan sedikit masalah teknis. Ada kesalahan penulisan tanggal pelaksanaan ujian pada amplop soal Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).

“Di amplop soal tertulis pukul 10.00 – 11.30, seharusnya pukul 08.00 – 09.30,” terang Mustakim ketika dijumpai Edupost.Id di MAN Pakem, (15/3).

Namun, menurut Mustakim, setelah dikonfirmasi ke Kanwil Kemenag DIY, u

jian SKI tetap dilaksanakan sesuai jadwal semula.

Mata pelajaran yang diujikan dalam UAMBN adalah mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Untuk jurusan IPA dan IPS, mapel yang diujikan adalah Quran Hadits, Fiqih, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. Sementara, untuk jurusan Keagamaan, mapel yang diujukan adalah Ilmu Kalam, Akhlak, SKI, dan Bahasa Arab.

Pelaksanaan UAMBN MA dilaksanakan selama tiga hari, pada Senin – Rabu (14 – 16/3). Bagi siswa yang berhalangan hadir dapat nengikuti UAMBN susulan pada Senin – Rabu (21 – 23/3). (Andi)

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/

DIY Tidak Targetkan Kelulusan UN, tapi Kedepankan Kejujuran

  • February 8, 2020

DIY Tidak Targetkan Kelulusan UN, tapi Kedepankan Kejujuran

DIY Tidak Targetkan Kelulusan UN, tapi Kedepankan Kejujuran

Meski hasil UN tidak lagi nenentukan kelulusan siswa, pihak dinas pendidikan daerah

maupun sekolah tetap berusaha untuk memberikan bekal terbaik untuk siswa-siswanya. Hal ini juga dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY. Namun, jika berbicara mengenai target hasil UN tahun ini, Dinas setempat menyatakan tidak akan memasang target kelulusan, karena kejujuranlah yang terpenting untuk dikejar.

Kepala Dikpora DIY, Kadarmanta Baskara Aji menyebut, pihaknya memang

tidak akan memasang target kelulusan. Pihaknya hanya berharap, siswa DIY tetap mengedepankan kejujuran dalam mengerjakan ujian. “Dari dulu kami tidak pernah menargetkan menargetkan persentase kelulusan di DIY. Bagi kami yang terpenting UN dilaksanakan dengan jujur,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tidak menampik pentingnya perolehan nilai yang tinggi dalam UN. Nilai yang baik akan memudahkan siswa masuk ke perguruan tinggi yang baik atau juga bermanfaat dalam mencari pekerjaan. Aji sangat yakin, jika seorang siswa mengedepankan kejujuran dalam UN, maka hasil terbaik akan mudah diperoleh. “Berprestasi dan jujur merupakan dua hal yang wajib bagi DIY dalam penyelenggaraan UN,” imbuh Aji.

Dikatakannya, selama ini DIY dikenal sebagai daerah yang paling jujur dalam penyelenggaraan UN

di Indonesia. Bahkan, pada tahun lalu ada siswa DIY yang justru melaporkan adanya bocoran soal UN. Tidak hanya itu, prestasi siswanya juga tak kalah dengan daerah lain. Oleh karenanya, Aji tetap menghimbau kepada seluruh siswa calon peserta UN, sekolah, maupun orang tua untuk turut menyukseskan penyelenggaraan UN tahun ini.

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/

Menaker: Perguruan Tinggi Harus Bangun Jejaring

  • February 5, 2020

Menaker: Perguruan Tinggi Harus Bangun Jejaring

Menaker Perguruan Tinggi Harus Bangun Jejaring

Perguruan tinggi memiliki peranan penting untuk membangun karakter dan sumber daya manusia (SDM) kompeten. Akibat peranan tersebut, perguruan tinggi diminta memiliki jejaring kerja sama dengan kalangan industri yang relevan dengan program studi atau fakultasnya.

Relevansi antara fakultas dengan industri dimaksudkan untuk mendekatkan dan menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan dunia kerja (industri), sehingga para sarjana tidak menganggur.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan itu, ketika menyampaikan orasi ilmiah pada acara wisuda diploma, sarjana, dan pascasarjana di Universitas Sains Al-Quran, Wonosobo, Jawa Tengah, kemarin.

“Membangun jejaring antara perguruan tinggi dan dunia industri sangat dibutuhkan. Dan upaya pendekatan ini, adalah agar sumber daya manusia yang dihasilkan perguruan tinggi bisa relevan dengan kebutuhan industrinya. Jadi kalanga perguruan tinggi jangan hanya menerapkan atau mengajarkan keterampilan lama,” kata Menaker Hanif.

Namun, hendaknya bisa menjawab tantangan pasar kerja yang dinamis

. Jurusan dan kejuruannya harus relevan dengan dunia kerja, baik dari unsur dosen, kurikulum, laboratorium dan semua peralatannya.

Tantangan dinamis itu karena saat ini dunia bergerak cepat, dengan perkembangan teknologi yang menghadirkan berbagai jenis pekerjaan baru. Oleh karenanya, kurikulum yang  diajarkan di kampus harus sesuai dengan perubahan jaman dan kebutuhan industri.

Dalam tiga tahun terakhir, kata Hanif, angka pengangguran di Indonesia terus mengalami penurunan. Namun, persentase pengangguran dengan tingkat pendidikan tinggi justru makin naik.

Kondisi ini, ditimbulkan karena adanya mismatch atau ketidak sesuain antara output

lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Angka perbandingan mismatch terbilang tinggi. Dalam ukuran 10 orang lulusan perguruan tinggi, hanya tiga sampai empat orang saja yang match. Tentunya ini menjadi tantangan bagi perguruan tinggi,” katanya.

Selain persoalan mismatch, lulusan perguruan tingg

i juga dihadapkan pada persoalan under qualification. Yakni, lulusan perguruan tinggi masih berada di bawah standar kompetensi.

 

Baca Juga :

161 SMP di Kota Bekasi Siap Laksanakan UNBK

  • February 5, 2020

161 SMP di Kota Bekasi Siap Laksanakan UNBK

161 SMP di Kota Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah menegah pertama (SMP) negeri dan swasta akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer

(UNBK) April mendatang. Tercatat ada 33 SMP negeri (SMPN) yang akan bekerjasama  dengan SMA negeri (SMAN) dan swasta untuk melaksanakan UNBK.

“Sebenarnya tidak ada keharusan dari Kementerian Pendidikan mengikuti UNBK untuk tahun ini. Bagi sekolah yang mampu silakan. Tapi yang tidak dan belum mampu jangan dipaksakan,” kata UU SaiFul Mikdar, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi kepada Reaksi di ruang kerjanya, Rabu (24/1/2018).

“Hanya saja, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menginginkan 75 persen sekolah di Kota Bekasi mengikuti UNBK

. Dan untuk sekolah negeri 100 persn ikut UNBK,” tambahnya.

UU sapaannya menambahkan, dari 43 SMPN, baru 10 sekolah yang dapat melaksanakan UNBK mandiri, sementara sisanya masih bekerjasama dengan SMAN dan di SMA swasta, SMK negeri dan swasta. Kalau untuk sekolah swasta di Kota Bekasi sudah semuanya melaksanakan UNBK secara mandiri,” ujarnya.

Ia menjelaksn, terkait biaya-biaya yang timbul yang dimintakan ke pihak SMPN untuk dibantu, seperti biaya kebersihan, keamanan, listrik, air, internet, maintenance, operator dan teknisi, dan beberapa biaya lainnya.

Dari hasil rapat dengan Kadisdik Kota Bekasi HM Ali Fauzie mengatakan bahwa terkait sewa-menyewa

ruang dan sarana UNBK belum final. Itu, adalah alternatif terakhir. “Untuk itu, Disdik sedang mempercepat pengadaan komputer untuk UNBK,” jelas UU.

Masih kata UU, Kadisdik mengharap, di bulan dua atau tiga nanti belanja komputer dapat direalisasikan.

“Ini sedang kita dorong agar prosesnya dipercepat. Tapi, seandainya tidak terkejar di bulan April nanti semua pihak diharap saling membantu dan tidak memberatkan. Dan SMPN juga harus cepat menganggarkan kebutuhan mereka jika seandainya mereka harus menumpang di sekolah lain,” ucapnya.

“Kita semua berharap, kebutuhan komputer dapat diatasi oleh Disdik sehingga UNBK dapat sukses di 100 persen SMPN,” harapnya.

Lain halnya tanggapan salah satu kepala SMPN yang tidak mau disebut namanya. Keharusan mengikuti UNBK menimbulkan permasalahan baru buat sekolah.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/

Program Pendidikan Mental dan Karakter Bukan Hal Ringan

  • February 5, 2020

Program Pendidikan Mental dan Karakter Bukan Hal Ringan

Program Pendidikan Mental dan Karakter Bukan Hal Ringan

Dalam rangka mendidik mental dan berkarakter pelajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta telah meluncurkan berbagai kebijakan. Hal tersebut, tertuang dalam Peraturan Bupati No 69 Tahun 2015 tentang Pendidikan.

KEBIJAKAN tersebut, memang berat untuk dilaksanakan pada tatanan teknis. Tetapi, tujuanya dimaksudkan untuk membentuk para pelajar agar memiliki mental dan karakter yang kuat. Ini disampaikan Dedi Mulyadi dalam acara pamit sebagai Bupati Purwakarta bersama para kepala sekolah di Bale Sawala Yudhistira, Senin (5/2/2018).

“Saya minta maaf, kalau kebijakan saya melarang PR, sekolah masuk jam 6 pagi,

itu memberatkan. Saya juga melarang siswa membawa kendaraan dan jajan di sekolah,” katanya.

Dedi memandang, kebijakan tersebut juga berorientasi menciptakan daya saing bagi pelajar sekaligus membangun produktivitas. “Pola pendidikan itu harus menjadikan siswa memiliki daya saing, bukan generasi manja. Generasi kita harus produktif,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi menceritakan kisah masa kecilnya di sekolah.

Pendidikan dahulu berpijak pada kultur, sehingga melahirkan pribadi yang santun dan berkarakter. Sementara hari ini, pola pendidikan yang diterapkan merupakan pendidikan ala barat yang hanya berpijak pada aspek akademik.

“Saya mengedepankan pendidikan kultur karena merasa khawatir pola pendidikan ini akan hilang. Maka falsafahnya adalah Pendidikan Berkarakter,” katanya.

Falsafah Pendidikan Berkarakter ini sebenarnya sudah diterapkan di Purwakarta

sejak awal kepemimpinan Dedi Mulyadi, yakni tahun 2008. Kemudian, baru diperbupkan pada 2015. Hal dilakukan karena yang terpenting adalah penciptaan kultur terlebih dahulu. Aspek legal formal dipenuhi setelah kultur tersebut mengakar dalam kebiasaan siswa.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/

Pelajar Kota Bekasi Sumbang Empat Medali

  • January 31, 2020

Pelajar Kota Bekasi Sumbang Empat Medali

 

Pelajar Kota Bekasi Sumbang Empat Medali

 Empat dari lima siswa asal Kota Bekasi yang mewakili Jawa Barat pada gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2018 membawa puang medali, masing-masing mereka membawa pulang satu medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu.

Keempat siswa Kota Bekasi tersebut adalah sebagian dari 36 siswa yang membawa pulang medali dari kota Padang Sumatera Barat tahun ini. Provinsi  Jawa Barat memboyong lima medali emas, empat belas medali perak dan 17 medali perunggu dalam gelaran OSN tahun ini.

Ketua Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bekasi, Ekowati

mengaku bangga dengan prestasi siswa asal Kota Bekasi, terlebih kepada siswa nya yakni siswa SMAN 2 Kota Bekasi yang sudah berusaha dengan keras meskipun target yang diinginkan yakni membawa emas menuju SMAN 2 Kota Bekasi belum maksimal.

Tiga siswa SMAN 2 Kota Bekasi yang terpilih mewakili gelaran OSN di Kota Padang tahun ini membawa pulang dua medali perak yakni Ramadi Syarif Hidayatullah dan Nafila Rizqi Arendra yang bertarung pada bidang studi Geografi dan satu perunggu oleh siswa yang berjibaku dalam bidang studi Ekonomi yakni Zhalza Septya Dewi.

“Siswa SMAN 2 Kota Bekasi tiga siswa mendapat medali OSN di Padang, dua orang dapat medali perak mapel Geografi dan satu orang medali perunggu mapel Ekonomi,“ ungkapnya kepada Radar Bekasi.

 “Tentunya sangat bangga walau target emas untuk siswa SMAN 2 Kota Bekasi

belum tercapai. SMAN 2 dalam membimbing siswa persiapan OSN sudah maksimal, InsyaAllah tahun depan akan lebih ditingkatkan dalam pembinaannya ,“ imbuhnya.

Sementara untuk peraih medali emas adalah siswa SMA Cinderamata Kota Bekasi

yakni Muhammad Rifqi Muchdyat yang berjibaku pada bidang studi Biologi. Dengan demikian Kota Bekasi telah menyumbangkan perolehan 4 medali dalam gelaran OSN tahun ini.

 

Baca Juga :